Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home wisata halal detail berita

Kemenparekraf Siap Tutup Kembali Tempat Wisata yang Abai Prokes

Garry Talentedo Kesawa Kamis, 28 Oktober 2021 - 13:45 WIB
Kemenparekraf Siap Tutup Kembali Tempat Wisata yang Abai Prokes
Uji coba pembukaan destinasi Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur dan Prambanan dengan penggunaan aplikasi PeduliLindungi. (Foto: Instagram/@mediatwc)
LANGIT7.ID, Jakarta - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengimbau para pengelola destinasi wisata dan taman rekreasi untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan serta aplikasi PeduliLindungi jelang libur Natal dan Tahun Baru 2022.

Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf, Fadjar Hutomo, mengatakan hal ini sebagai langkah preventif agar tidak terjadi gelombang Covid-19 ketiga seperti yang dialami negara-negara lain.

"Untuk itu perlu kedisiplinan bersama, saling menjaga bangsa ini agar pandemi tidak berkelanjutan. Jangan sampai momentum ini memicu kasus baru dalam libur nataru," kata Fadjar seperti dikutip Kamis (28/10).

Baca juga: Wisata di Raja Ampat Harus Perhatikan Kelestarian Lingkungan

Fadjar meminta kepada seluruh pihak untuk tetap disiplin menerapkan prokes ketat serta penggunaan Aplikasi PeduliLindungi. Penggunaan aplikasi ini merupakan alat atau tools untuk melakukan testing, tracing, dan treatment.

"Poin utamanya tetap berkomitmen dalam melaksanakan protokol kesehatan oleh semua pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, asosiasi, pengelola dan pengunjung serta seluruh elemen lainnya," terangnya.

Dalam pelaksanaan penerapan prokes dan penggunaan QR Code PeduliLindungi, perlu dilakukan pengawasan untuk mengukur komitmen dari para pelaku usaha maupun pengelola tempat wisata.

"Perlu komitmen dari semua unsur, terutama para pelaku usaha pariwisata serta diawasi pemerintah daerah dalam penggunaan aplikasi PeduliLindungi ini. Jika tidak komitmen, salah satu konsekuensi terburuknya ialah akan ditutup kembali kegiatan usaha yang saat ini sudah mulai berjalan," jelasnya.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)