LANGIT7.ID - , Jakarta - Mencuci piring adalah pekerjaan yang paling dihindari. Tumpukan perkakas dapur yang kotor seringkali membuat yang melihat jadi malas untuk mengerjakannya. Namun, saat ini hal tersebut bisa diatasi dengan mesin cuci piring. Fungsinya mempercepat tugas paling menjengkelkan tadi. Selain bisa melaurtkan lemak dan kotoran terberat, mesin cuci piring juga bisa menghemat air dan listrik.
Nah, bila Sahabat Langit7 tengah mempertimbangkan beralih dari cuci piring manual ke mesin pencuci piring, tak ada salahnya membaca artikel ini sampai tuntas agar tak salah memilih mesin cuci piring atau dishwasher, yang sesuai dengan ruangan.
Baca juga : Ampuh! Oven Bersih dari Noda Membandel dengan Soda Kue!Jenis Pencuci PiringSebelum memutuskan untuk membeli mesin pencuci piring, ada baiknya kamu kenali dulu tiga kategori dari mesin pencuci piring otomatis ini.
Built-in Model ini dirancang untuk diletakan di bawah meja dapur dan menjadi mesin pencuci piring favorit yang paling banyak digunakan di rumah tangga. Mesin built-in biasanya ditanam di dekat wastafel dapur karena memerlukan sambungan pipa. Model built-in hadir dalam dua ukuran: standar dan kompak.
Ukuran mesin pencuci piring standar memiliki tinggi 34 inci, lebar 24 inci dengan kedalaman ruang 24-28 inci. Jenis ini bisa mengakomodasi 12-16 piring per sekali cuci. Sedangkan ukuran kompak lebih kecil dari ukuran standar, dengan lebar 17-18 inci, tinggi 32-34 inci dan kedalaman 22-26 inci. Mesin cuci piring ukuran kompak ini bisa menampung 10 piring per satu kali cuci.
CountertopNah model ini sangat cocok untuk rumah dengan ruang dapur terbatas atau bisa diletakan di atas meja. Umumnya mesin cuci piring jenis ini memiliki lebar antara 20-24 inci, tinggi 25-28 inci. Mesin countertop menggunakan selang yang terhubung ke keran wastafel dapur untuk memasukkan airnya. Sedangkan selang pembuangan dilepas ke wastafel. Karena ini mesin cuci piring otomatis, maka mau tak mau harus ada dekat dengan saklar listrik. Dalam sekali cuci, model ini sanggup mencuci 6-8 piring.
PortableModel ini bisa jadi pilihan bagus untuk Anda yang menyewa apartemen atau kos. Memiliki lebar 20-25 inci, kedalaman 37-30 inci, dan tinggi 34-38 inci. Melihat dari ukurannya, model portable bisa mengakomodasi 8-12 piring per sekali cuci. Mesin cuci ini pun bisa disimpan bila tidak sedang dipakai. Meski begitu, jenis ini juga membutuhkan akses ke wastafel dapur untuk air dan drainase seperti tipe countertop.
Pertimbangan saat berbelanja mesin pencuci piringBanyak pilihan pencuci piring otomatis yang tersedia di pasar. Bila Anda belum yakin dengan apa yang dibutuhkan, berikut hal-hal yang perlu diingat saat memilih mesin pencuci piring.
Tampilan luarUmumnya mesin pencuci piring tersedia dalam beberapa pilihan warna seperti putih, hitam, stainless, kuningan, stainles hitam atau bahkan tak berwarna. Jenis stainles biasanya lebih tahan karat juga tak gampang kotor. Meski tampilan luar hanya berfungsi sebagai kosmetik saja, tapi paling tidak pemilihan warnanya bisa disesuaikan dengan nuansa tema dapur Anda.
Lokasi kontrol panel Sebagian besar mesin pencuci piring memiliki kontrol yang dipasang di bagian depan pintu. Namun, ada model yang menampilkan panel kontrol di sepanjang tepi atas pintu, yang tersembunyi saat pintu ditutup. Opsi ini murni kosmetik dan menawarkan tampilan modern yang ramping. Kelemahan utama untuk panel kontrol tersembunyi adalah Anda tidak dapat melihat berapa lama sistem mesin bekerja.
Ukuran dan kapasitas Ukuran dan kapasitas kapasitas mesin pencuci piring umumnya diukur dengan jumlah pengaturan tempat yang dapat ditampungnya per satu beban. Sebagian besar rumah akan memiliki mesin pencuci piring standar. Untuk apartemen atau rumah tangga yang lebih kecil, mesin pencuci piring kompak adalah pilihan terbaik karena ketersediaan ruang yang terbatas.
Material bak plastik Bak pencuci piring, biasanya terbuat dari stainless steel atau plastik. Bak stainless steel tahan terhadap noda dan bau, lebih cepat kering dan lebih tahan lama, tapi harganya mahal. Sedangkan material bak plastik lebih tahan lama dan tahan noda. Meski begitu, tampilan luarnya tidak kelihatan bermaterial baja atau bak plastik.
Tingkat kebisingan Tingkat kebisingan untuk mesin pencuci piring ditunjukkan oleh tingkat desibelnya. Level 45 desibel atau lebih rendah adalah mesin pencuci piring yang senyap. Sedangkan tingkat desibel antara 45 dan 50 memiliki tingkat suara yang setara dengan curah hujan. Tingkat desibel 50 atau lebih tinggi setara dengan tingkat percakapan normal. Semakin rendah peringkat desibel, semakin mahal harga mesin pencuci piring.
Baca juga: 4 Tips Membersihkan Kulkas Menyeluruh yang BenarPenggunaan airUntungnya, mesin pencuci piring menggunakan tidak lebih dari 5,8 galon air per putaran, membuatnya jauh lebih efisien daripada model lama. Mesin pencuci piring dengan peringkat ENERGY STAR berarti mengindikasikan mesin tersebut menghabiskan air tak lebih dari 3,5 galon air per beban.
Kecepatan perputaran Tipe mesin cuci kekinian memiliki tiga pilihan seting yaitu normal, berat dan ringan. Pilihan siklus pencucian akan bervariasi. Sedangkan model yang dapat diprogram seperti built in umumnya lebih mahal, hanya saja lebih hemat energi dalam jangka panjang.
Kinerja PengeringanMesin pencuci piring ekonomis menggunakan sisa panas di bak untuk mengeringkan piring. Dalam kebanyakan kasus, ini sudah cukup. Namun, beberapa mesin pencuci piring dilengkapi juga dengan opsi untuk pengeringan ekstra dan mungkin menyertakan elemen pemanas untuk mengeringkan piring ditambah dengan kipas untuk mengedarkan udara hangat yang mempercepat proses pengeringan.
FilterFilter menjaga air cucian bebas dari makanan, sehingga tidak mengenai kembali ke piring bersih. Filter pembersih sendiri memiliki penggiling yang menghancurkan puing-puing dan membuangnya ke saluran pembuangan. Sedangkan filter manual harus sering dilepas dan dibersihkan agar bebas dari kotoran.
(est)