LANGIT7.ID - , Jakarta - Memiliki karpet tentu harus juga bisa merawatnya, agar karpet tidak mudah rusak. Umumnya, saat jarang digunakan karpet akan dibiarkan tergulung berdiri di pojokan rumah. Padahal cara ini bisa mengundang hewan pengerat yang dapat menyebabkan karpet rusak karena gigitan tikus.
Sedangkan karpet yang sering digunakan, kita harus pintar dalam merawat dan mejaganya agar tidak mudah rusak.
Pemilik usaha Al Barkat Oriental Rugs and Carpets yang terkenal di kalangan selebriti tanah air, Atta Ul Karim, sudah malang melintang di bisnis ini hampir 15 tahun lamanya. Kecintaannya pada karpet membuat Atta tak segan membagikan tips merawat karpet agar awet.
Seperti yang disampaikan Atta pada Langit7, berikut tahapan perawatan karpet :
1. Bungkus dengan plastikSaat karpet jarang dipakai sebaiknya sebelum disimpan, bungkus dengan plastik terlebih dulu. Karpet bisa dibungkus plastik full atau hanya di kedua ujungnya saja. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir risiko gigitan tikus pada ujung karpet.
Baca juga : Teladani Perilaku Rasulullah, 8 Tips Dagangan Laris dengan Modal Jujur2. Jemur secara berkala Usahakan untuk menjemur karpet yang sering dipakai, paling tidak dua minggu sekali. Jemur karpet di bawah sinar matahari langsung. Waktu menjemurnya jangan terlalu lama, cukup lima menit saja. Ini dimaksudnya agar warna-warna pada karpet tidak cepat pudar karena paparan sinar matahari.
3. Jangan disikatJika karpet terkena tumpahan air atau ada kotoran yang menempel diatasnya. Sebisa mungkin jangan menyikat atau membasahi karpet saat membersihkannya. Cukup bersihkan dengan kain kering atau basah, sesuaikan juga dengan kotoran yang menempel.
Disikat langsung sangat tidak dianjurkan karena bisa menimbulkan risiko bulu pada karpet cepat rusak.
"Kalau ada kotoran atau air tumpah, jangan disikat, disikat cukup saat dicuci saja." kata Atta.
4. Mencuci rutinKarpet yang rutin dipakai hendaknya dicuci rutin setidaknya 8 bulan sekali. Atta menyarankan untuk tidak dicuci dengan mesin.
"Cuci pakai sikat dan tangan, jangan pakai mesin, keringkan pakai matahari, jangan pakai mesin pengering, karena justru akan menimbulkan bau," ujarnya.
(est)