LANGIT7.ID, Jakarta - Maulid Nabi ini menjadi momentum bagi ummat meneladani perilaku Rasulullah. Berbagai hal bisa dicontoh, salah satunya cara yakni agar dagangan laris dengan modal jujur.
Nabi Muhammad tidak hanya meneladani umatnya bagaimana beribadah, tetapi dalam urusan keduniawian banyak sekali memberi contoh dan solusinya apabila ada masalah atau persoalan.
Menurut dia, dalam urusan dagang, Nabi Muhammad banyak memberi resep bagaimana dagangan laris tanpa berbuat curang atau merugikan orang lain dengan menerapkan prinsip kejujuran.
Ada 8 tips yang jadi petunjuk Rasulullah dalam sikap jujur dalam berdagang melansir
Republika Online:
1. Penjual tidak boleh mempraktikkan kebohongan dan penipuan mengenai barang-barang yang dijual pada pembeli.
2. Pelanggan yang tidak sanggup membayar kontan hendaknya diberi tempo untuk melunasinya. Selain itu, pengampunan hendaknya diberikan bagi mereka yang sungguh-sungguh tak sanggup membayar utangnya.
3. Penjual harus menjauhi sumpah yang berlebih-lebihan dalam menjual suatu barang. "Hati-hatilah terhadap sumpah yang berlebih-lebihan dalam suatu penjualan. Meski mendatangkan untung tapi mengurangi keberkahan." (Muttafaq 'Alaih)
4. Hanya dengan kesempakatan bersama, atau dengan suatu usulan dan penerimaan, penjualan suatu barang akan sempurna.
5. Penjual harus tegas terhadap timbangan dan takaran.
6. Orang yang membayar di muka untuk pembelian suatu barang tersebut benar-benar menjadi miliknya. Nabi berkata,"Barangsiapa membayar di muka untuk suatu barang, jangan biarkan ia menyerahkan barang tersebut pada orang lain."
7. Nabi melarang bentuk monopoli dalam perdagangan
8. Tidak boleh ada komoditas yang dibatasi harganya.
(bal)