LANGIT7.ID, Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin berharap tidak terjadi klaster baru penularan Covid-19 usai perayaan Idul Adha, Selasa (20/7/2021). Karena itu, dia meminta semua pihak agar mematuhi aturan dan protokol kesehatan bertepatan dengan perayaan Idul Adha.
"Semua sepakat bahwa jangan sampai penyelenggaraan Idul Adha ini menjadi klaster baru yang menambah semakin tingginya tingkat penularan Covid-19," kata Wapres Ma’ruf di kediaman resmi wapres, Jakarta, Ahad malam (18/7/2021).
Wapres mengajak semua pimpinan ormas agar ikut menyosialisasikan kebijakan PPKM Darurat saat ini. Duia mengatakan dalam pertemuan tersebut, seluruh ormas Islam merasa ikut bertanggung jawab terhadap kondisi bangsa di tengah pandemi Covid-19. Dengan begitu, semua pihak diminta mematuhi imbauan Pemerintah.
"Semua ormas Islam merasa bertanggung jawab untuk mencegah itu. Oleh karena itu, tadi sudah sepakat membuat pernyataan bersama, penegasan untuk melaksanakan ibadah dengan memperhatikan protokol kesehatan," ujar Wapres.
Ma’ruf Amin mengundang perwakilan ormas Islam secara hibrid untuk membahas terkait imbauan penyesuaian kegiatan peribadatan umat Islam pada Idul Adha yang jatuh pada Selasa (20/7). Turut hadir secara langsung di kediaman resmi wapres di Jakarta, Minggu malam, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ketua Umum Rabithah Alawiyah Zein Umar bin Smith, Ketua Umum Pimpinan Pusat/Laznah Tanfidziyah Syarikat Islam Hamdan Zoelva, dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Yusnar Yusuf.
Sedangkan yang ikut dalam pertemuan tersebut secara virtual, antara lain Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj, dan Ketua PP Muhammadiyah Syafiq Mughni.
Sumber: Antaranews.com(jak)