LANGIT7.ID, Demak - Pembangunan jalan tol semarang-Demak seksi kedua ditargetkan bisa selesai lebih cepat dua bulan. Jika sebelumnya proyek ditargetkan rampung pada Desember 2022, direncanakan pembangunannya akan selesai pada 28 Oktober 2022, atau bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda.
Hal itu disampaikan oleh Komisaris Utama PT Pembangunan Perumahan (PP) Andi Gani Nena Wea, pada Jumat (26/11). Dalam mengerjakan paket kedua ini, pihaknya memperhatikan kualitas dan kesehatan serta keselamatan kerja karena itu yang paling penting, sehingga jangan sampai ada kecelakaan kerja.
Baca juga: Pembangunan Akses Tol Pelabuhan Patimban Ditargetkan Selesai 2023"Proyek ini melewati rawa-rawa yang cukup menyulitkan. Tapi PT PP selalu memperhatikan jangan sampai terjadi kecelakaan konstruksi. Makanya teknik-teknik baru digunakan dalam pembangunan jalan tol ini agar aman ke depannya, tidak hanya 10-20 tahun lamanya tapi jangka panjang," kata Andi.
Diketahui, jalan tol Semarang-Demak terdiri dari dua seksi, yakni seksi I meliputi Kaligawe-Sayung sepanjang 10,39 Km yang saat ini baru dimulai proses pengerjaan. Sementara, untuk seksi II ruas Sayung-Demak progresnya sudah mencapai 58 persen.
Andi menegaskan pembangunan jalan tol Semarang –Demak tidak terpengaruh dengan pandemi Covid-19. PT PP mengerjakan beberapa proyek strategis nasional tepat waktu, terakhir di Sirkuit Mandalika. "Kita kerjakan maju sekian bulan dan fasilitas PON di Papua itu 90 % dikerjakan PT PP," kata dia.
Baca juga: 5 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol Agar Tak Terjadi KecelakaanPaket kedua di ruas Sayung-Demak dikerjakan oleh PT PP dan PT Wijaya Karya. Dengan prosentase PT PP 75 % dan PT Wijaya Karya 25 % dan menelan anggaran Rp5,7 triliun.
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang meninjau proyek tol Semarang-Demak, berharap jalan tol tersebut bisa mengantisipasi kemacetan di Kaligawe yang sudah berlangsung lama. Ke depan, pengguna roda empat bisa menggunakan alternatif lewat jalan tol.
"Tol Semarang-Demak ini juga bisa menjadi cara untuk mengatasi persoalan rob di kawasan pesisir. Dengan adanya tol, persoalan rob di sekitar Sayung bisa tertangani," kata Ganjar.
Baca juga: Jokowi Resmikan Tol Dalkot Jakarta Ruas Kelapa Gading-Pulo Gebang(asf)