LANGIT7.ID - , Jakarta - Jalan menjadi solusi pilihan bagi pengendara mobil yang membutuhkan kelancaran dan kecepatan. Fungsi jalan tol sendiri adalah untuk mengurai kepadatan lalu lintas di perkotaan.
Namun, kondisi jalan tol yang lengang dengan jalanan yang bagus dan mulus, seringkali memicu adrenalin pengemudi untuk mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi. Tapi disadari atau tidak, aturan yang berlaku di jalan tol pun cenderung disepelekan. Padahal, mengabaikan aturan yang ada malah membuka potensi terjadinya kecelakaan atau hal yang tak diinginkan lainnya.
Baca juga : Cuaca Tak Menentu, Berikut Tips Berkendara di Tengah Hujan LebatAgar dapat berkendara dengan aman, berikut beberapa hal yang wajib diperhatikan pengemudi saat menggunakan jalur tol :
1. Kenali penggunaan jalur di jalan tol Di dalam jalan tol terdapat pembagian lajur sesuai dengan kecepatan kendaraan. Lajur sebelah kanan diperuntukkan bagi kendaraan yang bergerak lebih cepat atau diperuntukkan untuk menyusul dan lajur kiri diperuntukkan bagi kendaraan yang memiliki kecepatan yang lebih lambat atau tergolong kendaraan besar seperti bus dan truk.
Selain itu, terdapat bahu jalan di luar tiga lajur utama, fungsinya digunakan hanya untuk kendaraan yang berada dalam keadaan darurat, misal mobil ambulans.
2. Ketahui batas kecepatan kendaraanBerdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2013 tentang Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) pasal 23 ayat 4, batas kecepatan di jalan tol yaitu 60 hingga 100 kilometer per jam, sesuai dengan rambu lalu lintas yang terpasang di sisi jalan tol. Dengan begitu, para pengendara harus ingat, jangan mengutamakan cepat, tetapi juga harus selamat.
3. Jaga jarak aman dengan kendaraan lain Dengan menjaga jarak aman antar kendaraan kita dapat lebih mudah untuk menghindar saat terjadi hal-hal yang tidak bisa diprediksi. Cara termudah untuk menghitung jarak aman adalah dengan teknik berhitung tiga detik dengan menentukan patokan benda statis yang dilalui kendaraan di depan Anda.
Perhitungan tiga detik ini merupakan hasil perhitungan dari waktu reaksi manusia saat melihat suatu kondisi sampai dengan mengambil tindakan memerlukan waktu kurang lebih dua detik dan juga waktu reaksi mekanikal yang membutuhkan kurang lebih satu detik.
4. Pastikan performa mobil dalam keadaan yang baikSelain aturan-aturan yang diterapkan di jalan tol, nyatanya terdapat faktor lain yang harus diperhatikan, yaitu memastikan performa mobil dalam keadaan baik dan normal. Pastikan bahan bakar mobil sudah terisi dalam batas aman, pengecekan rem, lampu sein, klakson, hingga tekanan ban serta wiper yang membantu pengendara di saat musim hujan seperti sekarang ini.
5. Kondisi pengemudi dalam kondisi primaHal penting lainnya saat berkendara adalah kondisi pengemudi harus ada dalam kondisi yang prima, tidak mengantuk, tidak dalam pengaruh alkohol, dan harus fokus. Selain itu, gunakan sabuk pengaman agar pengemudi dapat tetap aman di saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Baca juga : Risiko Kesehatan akibat Lama Berkendara, Driver Online Wajib Baca Ini “Berkendara aman bukan hanya sekedar memastikan kendaraan dan pengemudi dalam kondisi prima, tetapi terdapat hal fundamental yang harus diperhatikan saat berkendara agar tidak menimbulkan risiko, baik bagi diri sendiri maupun pengemudi lainnya, yaitu memahami dan mentaati aturan lalu lintas” kata Head of Communication and Customer Service Management Asuransi Astra L. Iwan Pranoto,
(est)