Langit7, Jakarta - Keberhasilan sektor ekonomi dan keuangan syariah yang mampu bertahan di tengah pandemi Covid-19 diyakini berkat sinergi dan kolaborasi intensif banyak pihak terkait.
Di antaranya dukungan otoritas, dunia usaha, akademisi, organisasi dan tokoh masyarakat, serta insan media.
Baca juga: Wapres Optimis Ekonomi Syariah Tahun Depan Lebih BaikWakil Presiden Maruf Amin menyebutkan, sebagai ujung tombak informasi yang akurat dan sumber edukasi yang mencerdaskan masyarakat, insan media diharapkan dapat terus meningkatkan literasi masyarakat di bidang ekonomi dan keuangan syariah.
“Saya mengajak keluarga besar Transmedia, untuk aktif meningkatkan literasi, edukasi, riset, maupun publikasi strategis, sehingga semakin memperkaya literatur ekonomi dan keuangan syariah, utamanya dari sudut pandang media,” katanya dalam diskusi Transmedia Institute: Evaluasi Kebijakan Ekonomi Syariah di Indonesia 2021 dan Prospeknya 2022, Kamis (2/12).
Dia mengatakan, pemerintah menyambut baik aktivitas ekonomi masyarakat yang mulai kembali normal. Di mana indeks keyakinan konsumen, indeks penjualan ritel, maupun
Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur mengalami peningkatan.
Pemerintah melalui upayanya, mendorong penguatan ekosistem
halal value chain, terutama sektor pertanian terintegrasi, makanan halal dan fesyen muslim.
Baca juga: Langkah Kemenkeu Wujudkan Indonesia Pusat Produsen Halal DuniaBerikut dengan percepatan dan perluasan implementasi halal assurance system untuk percepatan sertifikasi halal pelaku UMK. Penguatan transformasi pengelolaan dana sosial syariah terintegrasi dan terdigitalisasi, termasuk perluasan penyaluran
cash-waqf linked sukuk (CWLS).
"Untuk mendukung implementasi kebijakan tersebut, diperlukan kerja sama yang baik dari seluruh pemangku kepentingan agar dampaknya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat," harapnya.
Baca juga: Terobosan BSI Perkuat Ekosistem Halal Sektor KulinerIa berharap sinergi antarelemen yang telah terjalin saat ini dapat terus ditingkatkan. Sehingga visi menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia tahun 2024 dapat terwujud.
“Semoga sinergi dan kolaborasi yang baik antara pemerintah, media, dan pemangku kepentingan lainnya dapat terus ditingkatkan. Mari bersama kita wujudkan visi Indonesia sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia tahun 2024,” tambahnya.
(zul)