Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home global news detail berita

Psikolog UGM: Selain Bantuan Logistik, Korban Erupsi Semeru juga Butuh Pendampingan Psikologis

Muhajirin Kamis, 09 Desember 2021 - 19:32 WIB
Psikolog UGM: Selain Bantuan Logistik, Korban Erupsi Semeru juga Butuh Pendampingan Psikologis
Warga yang mengungsi akibat erupsi Gunung Semeru (Dok BNPB)
LANGIT7.ID, Yogyakarta - Korban erupsi Gunung Semeru memerlukan pendampingan psikologi untuk memulihkan trauma mereka pasca bencana. Peristiwa yang menelan korban jiwa hingga 43 orang itu menimbulkan rasa kehilangan yang mendalam terhadap keluarga korban.

Para korban tak hanya kehilangan harta benda dan rumah, namun juga anggota keluarga yang meninggal dunia. Rasa kehilangan tersebut akan menimbulkan trauma psikologis yang terjadi dalam waktu lama. Maka diperlukan pendampingan psikologi bagi warga terdampak.

Dekan Psikologi UGM, Rahmat Hidayat, mengatakan, para korban pada masa darurat saat ini menghadapi situasi berat, karena harus menyesuaikan diri dengan kondisi yang berbeda dengan situasi normal. Trauma psikologi korban akan berdampak dalam jangka panjang, karena erupsi terjadi secara tiba-tiba dan mendadak.

"Rasa kehilangan ini akan menimbulkan tingkat stres terendiri dan menimbulkan beban psikologis. Seperti pengalaman korban saat menyelamatkan diri dari awan panas, mendengar suara atau terpapar awan panas akan menimbulkan dampak psikologis tersendiri,” kata Rahmat, dikutip laman resmi UGM, Kamis (9/12/2021).

Baca Juga: Relawan Terus Berjuang Evakuasi Korban meski Terkendala Cuaca Buruk dan Material Erupsi Panas

Menurut dia, orang dewasa pun memerlukan waktu lama untuk menyesuaikan diri dan menerima rasa kehilangan. Itu merupakan kondisi reaksi yang wajar. Namun, hal perlu dilakukan adalah memberikan tempat memadai kepada korban agar berkonsolidasi satu sama lain.

“Kita harus memberikan dukungan dan kehadiran dalam banyak hal, terutama soal kebutuhan pokok yang tidak bisa ditunda, kebutuhan pangan, papan dan kebutuhan kecil yang tidak terpikirkan oleh kita,” kata Rahmat.

Sementara untuk anak-anak, sebaiknya diberikan tempat beraktivitas dan bermain yang nyaman dan layak. Ini karena anak-anak belum sepenuhnya memahami kondisi yang dihadapi, namun harus menjalani kehidupan yang berubah dalam waktu cepat.

“Posisi kita adalah mendukung dan memberikan dukungan dengan kebutuhan pokok jangka pendek yang diberikan,” ucap Rahmat.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)