LANGIT7.ID, Jakarta - Warga Kampung Pedurenan, Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur hari ini melaksanakan Shalat Id Idul Adha sekaligus pemotongan hewan qurban. Pada kesempatan tersebut, khotib mengangkat tema ceramah terkait imbalan bagi ummat manusia yang menyisihkan hartanya guna membeli hewan qurban dan disembelih.
Shalat Id dimulai pada pukul 06.15 WIB di Mushalla Al Ikhlas. Sebagai imam dan khatib yakni Pengasuh Pondok Pesantren Syalafiyah Syafiiyah Ustaz Haji M Taufik Hidayat.
Dalam ceramahnya, ustaz muda itu menyampaikan, Allah SWT sangat menyayangi hambanya yang dengan ikhlas semata-mata karena taqorub ilallah, berderma pada Perayaan idul Adha kali ini dengan membeli hewa ternak untuk disembelih. Berharap materi khotbah yang disampaikan menjadi motivasi bagi jamaah agar pada perayaan Idul Qurban yang akan datang terpanggil untuk menyisihkan penghasilannya.
"Bayangkan, kebaikan yang bakal diterima sangatlah luar biasa, yakni sebanyak bulu hewan qurban yang disembeli dan dagingnya dibagikan kepada yang berhak," kata Ustaz Taufik usai Shalat Id berjamaah kepada
Langit7.id, Selasa (20/7/2021).
"Nabi Daud bertanya kepada Allah SWT, wahai Tuhanku pahala apa yang diterima ummat Nabi Muhammad SAW dengan qubannya? Aku akan berikan pahalanya dari setiap bulu yang ada pada hewan yang diqurbankan satu bulunya akan menjadi 10 kebaikan. Satu helai bulunya akan Aku hapuskan 10 dosanya dan satu bulunya akan Aku tinggikan derajatnya," ujarnya saat khotbah.
Para pengurus mushalla bersama masyarakat dan pengurus RT pun tampak komitmen menjalankan ibadah Shalat Id Idul Adha dengan penerapan protokol kesehatan (prokes). Tidak ada satu pun jamaah yang hadir tanpa mengenakan masker.
Bahkan semua yang duduk di mushalla terlebih dahulu dicek suhu dan mencuci tangan. Semua yang hadir pun taat mengikuti segala instruksi panitia dan pengurus mushalla.
Pada tahun ini, pengurus mushalla dan warga setempat berhasil mengumpulkan empat ekor sapi dan enam kambing. Ratusan paket daging pun nantinya dibagikan pengurus kepada yang berhak dengan komitmen menghindari kerumunan.
(asf)