Langit7, Yogyakarta - Siswi MTsN 9 Bantul, Yogyakarta kembali menorehkan prestasinya di ajang penelitian sekolah.
Kali ini, tim riset MTsN 9 Bantul berhasil membawa pulang medali emas Indonesia
Internasional Applied Science Project Olympiad (I2ASPO) pada Rabu (15/12). Ajang ini diselenggarakan oleh
Indonesian Young Scientist Association (IYSA).
Tim riset itu beranggotakan Oktarien Anugrah Gianni Azzahra, Aurora Rei Handoko, Hanum Tetalen Mukti Nurisan, Azzahra Ika Suryaningtyas, dan Aulia Natasya Putri Rochmadi.
Baca juga: Muhammad Rozi, Santri yang Mampu Hafal Quran dalam 10 PekanPara siswi mengangkat penelitian tentang limbah kulit bawang putih yang dimanfaatkan sebagai lulur tubuh alternatif yang ramah lingkungan.
Oktarien dan kawan-kawan memilih tema
“waste treatment” dengan judul “
Utilization of Waste Garlic Skin as an Environmentally Friendly Body Scrub” sebagai pilihan penelitiannya.
Dibimbing oleh Imam Riadi, salah satu pembimbing
Masemba Research Community, kelima siswi MTsN 9 Bantul tersebut berhasil menyulap limbah kulit bawang menjadi produk lulur tubuh alternatif yang ramah lingkungan.
“Lulur buatan kami jelas alami karena dibuat dari kulit bawang putih,” jelas salah satu anggota tim riset, Azzahra Ika Suryaningtyas.
Baca juga: Nurhayati Subakat Pemilik Wardah Ternyata Lulusan Pesantren Dulunya SantriwatiMenurutnya, kulit bawang putih dapat membuat kulit awet muda dan lebih kenyal. Selain itu, kulit bawang juga berkhasiat untuk membersihkan kulit dari bakteri dan jamur, sehingga menjaga agar lebih sehat.
Kepala MTsN 9 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati memberikan apresiasi tinggi kepada tim risetnya yang berhasil menyabet medali emas. Prestasi ini membuktikan MTsN 9 Bantul berhasil melahirkan peneliti-peneliti muda dalam program unggulan risetnya.
“Prestasi demi prestasi di bidang riset meneguhkan MTsN 9 Bantul sebagai madrasah unggulan riset,” tambahnya.
Baca juga: Azwar Annas: Kuncinya di Affirmative Action Pemerintah(zul)