LANGIT7.ID, Jakarta - Kota metropolitan DKI Jakarta terkenal dengan banyaknya pusat perbelanjaan mewah. Salah satunya Grand Indonesia (GI).
Mall ini berkonsep '
Family Friendly Lifestyle Mall', yaitu menyediakan semua kebutuhan hidup pribadi maupun keluarga dalam satu tempat. Segala sesuatu yang terdapat di GI, terkenal megah, termasuk musalanya.
Musala GI terletak di West Mall lantai LG (lower ground) dan East Mall lantai 3A. Musala ini memiliki luas 100 meter persegi dengan lantai terbuat dari bahan marmer. Musala yang berada di lantai LG, ialah musala paling besar dapat memuat ratusan jamaah.
Baca Juga: 5 Mall di Jakarta dengan Masjid dan Mushalla Sangat Baik Corporate Communications GI, Annisa Hazarini mengatakan sama halnya seperti musala pada umumnya, GI dibuat dengan tujuan untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan ibadah. "Kami menyediakan musala tentunya untuk memudahkan para pengunjung dalam melaksanakan ibadah," ucapnya kepada
Langit7 melalui pesan WhatsApp, Rabu (5/1/2022).
Meskipun begitu, pihak GI tetap memberikan yang terbaik pada musalanya agar para pengunjungnya merasa nyaman. Tak heran jika, musalanya sangat bersih dan wangi.
Sebelum pandemi pihak GI juga menyediakan mukena dan sarung sebagai fasilitas musala agar pengunjung yang tidak membawa perlengkapan salat bisa menggunakannya.
"Sebelum pandemi kami juga menyediakan mukena dan sarung yang dapat digunakan oleh pengunjung, namun selama pandemi kami menghimbau pengunjung untuk membawa perlengkapan salat sendiri dan untuk sementara waktu tidak kami sediakan," katanya.
Baca Juga: Ini 4 Destinasi Favorit Pilihan Masyarakat Pasca PPKM DilonggarkanHal tersebut dilakukan karena musala GI tetap beroperasi ketika pandemi. "Selama pandemi, musala tetap beroperasi mengikuti aturan dari Pemerintah untuk penerapan protokol kesehatan pun demikian untuk pembatasan kapasitasnya," tuturnya.
Fasilitas yang dimiliki musala GI ialah AC dingin, sound system, tempat penitipan barang, tempat wudhu, dan lainnya. Tempat wudhu GI di lengkapi dengan toilet tetapi letaknya terpisah namun berdekatan, selain itu mengingat saat ini masih suasana pandemi tempat wudhu tersebut di berikan pembatas agar tetap dapat menjaga jarak fisik.
Tak hanya itu, sabun cuci tangan di area wudhu, stiker
physical distancing di lantai juga diletakkan pada area musala. Lalu, area salat antara wanita dan pria terpisah.
Baca Juga: Jakarta Fashion Hub Diharapkan Jadi Sentra Fesyen Tanah Air(zhd)