LANGIT7.ID, Jakarta - Menjadi marbot atau penjaga masjid memang memerlukan keuletan dalam bekerja. Membersihkan masjid atau mushala mempunyai tantangan tersendiri, misalnya ada komplain dari jemaah dan sebagainya, atau karena gaji marbot yang tidak besar.
Lain halnya dengan Pak Nandang, marbot di Mushala ITC BSD Tangerang Selatan itu mengerjakan pekerjaannya dengan penuh rasa syukur. Nandang mengabdikan dirinya bekerja di mushala di sela-sela kesibukannya berjualan kopi.
"Dari 2020 saya bekerja di musala ITC BSD, niat saya ingin membantu karena katanya ada banyak komplain dari jemaah mengenai kebersihan mushala," ujar Nandang saat ditemui
Langit7.id di musala ITC BSD, Ahad (23/1/2022).
Baca Juga: Amaliah Astra Beri Penghargaan Masjid dan Mushala Pengelolaan TerbaikNandang bercerita sebenarnya sudah ada marbot yang bekerja di sana, tetapi mungkin karena sibuk dengan kegiatan lain, kebersihan mushala tersebut menjadi kurang terjaga. Oleh karena itu ia memutuskan untuk membantu memelihara kebersihan mushala.
"Saya mendapatkan jatah membersihkan mushala tiga kali dalam seminggu, setelah itu saya kembali berjualan kopi nggak jauh dari ITC BSD," kata Nandang.
Mushala ITC BSD terdapat di lantai teratas gedung ITC BSD. Musala itu unik karena pengelolaannya mirip dengan pengelolaan masjid. Ada Ketua DKM, ada bengajian rutin, ada buka puasa bersama pada bulan Ramadhan, dan juga menyelenggarakan shalat Jumat.
Baca Juga: Mengulik Keindahan Alam dan Budaya Desa Selasari"Mushala ITC BSD mengadakan juga shalat Jumat namun tempatnya bukan di sini, tapi di gedung BSD Junction (samping gedung ITC BSD-red), di sana ada parkiran yang kita gunakan untuk shalat Jumat," katanya.
Setiap harinya mushala ITC BSD ramai dikunjungi oleh jemaah shalat, kebanyakan dari mereka adalah karyawan toko-toko yang ada di ITC BSD. "Saking banyaknya, kalau shalat maghrib bisa berganti beberapa kloter sampai menjelang waktu isya," ujar Nandang.
Baca Juga: Ingin Verifikasi Arah Kiblat? KUA Sediakan Tenaga Ahli Kompeten(zhd)