Langit7, Jakarta - Dengan kekayaan alam, adat, dan budayanya, Indonesia memiliki banyak sekali potensi wisata. Bahkan, potensi wisata itu juga terdapat di berbagai pelosok di Tanah Air.
Hal itu terbukti dari pelaksanaan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang mencatat sebanyak 1.831 desa ikut mendaftar dalam ajang tersebut.
Baca juga: Sinyal Positif Sektor Wisata, TMII Alami Peningkatan PengunjungKendati demikian, masyarakat sekitar sebagai pengelola disebut masih belum dapat memaksimalkan potensi yang ada. Untuk itu, diperlukan pendampingan dan pengembangan lebih lanjut terhadap potensi yang ada, demi meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Dilansir ui.ac.id, salah satu desa yang memiliki potensi untuk dikembangkan adalah Desa Cikarang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Desa ini memiliki bentukan alam berupa perbukitan karst, sehingga banyak ditemukan beberapa gua alami yang berisi ornamen seperti stalaktit, stalagmit, hingga sungai bawah tanah.
Ketua Tim Pengabdian Masyarakat (Pengmas) Departemen Geografi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UI (FMIPA UI), Septian Agung Waluyo mengatakan, salah satu potensi yang berhasil dipetakan di antaranya titik koordinat dan jalur
trekking Curug Three in One. "Dinamakan seperti itu karena curug tersebut terdiri dari tiga buah air terjun yang bertemu menjadi satu. Ketiga curug tersebut ialah Curug Nangsi, Curug Cibenda, dan Curug Cikupa," ujarnya.
Baca juga: Agrowisata Leuwi Pangaduan Jadi Hidden Gem di BogorLokasi itu, lanjut dia, merupakan tempat yang belum dikelola, sehingga perlu pengembangan lebih lanjut.
Sementara objek geowisata lain yang berhasil dipetakan yakni Curug Ciborohol yang juga berdekatan dengan Gua Cipicung dan Gua Oman.
"Semua objek ini dilakukan pemetaan dengan cara melakukan
plotting dan
tracking. Sehingga didapatkan data titik koordinat objek, beserta jalurnya. Informasi ini menjadi sangat penting untuk mengembangkan potensi geowisata yang ada di Desa Cikarang," ungkapnya.
Selain potensi geowisata, tim yang beranggotakan dua belas mahasiswa dan satu dosen pendamping itu juga berhasil memetakan potensi rawan longsor di Desa Cikarang, Kabupaten Sukabumi.
Baca juga: Picknic, Wisata Virtual Sekaligus Wadah Promosi UMKMTopografinya yang berbukit hingga curam menyebabkan longsor menjadi salah satu bencana yang perlu untuk diantisipasi.
(zul)