LANGIT7.ID - Pakar Ruqyah Syar'iyyah, Ustadz Muhammad Faizar, meminta umat Islam tidak ikut-ikut mengadopsi boneka arwah atau spirit doll. Sebab arwah yang ada dalam boneka itu bisa dipastikan adalah jin.
Menurut Faizar, karakter boneka arwah sama seperti berhala-berhala yang disembah kaum musyrik zaman dulu. Dia menyitir sebuah riwayat yang menceritakan kisah Muhair bin Ahbar, jin muslim yang membela martabat Nabi Muhammad SAW.
Ketika Rasulullah SAW diboikot, para pembesar-pembesar kafir Quraisy bermusyawarah. Mereka meminta pendapat Al-Walid bin al-Mughirah, salah satu pembesar Quraisy. Namun dia tidak bisa berpendapat apa-apa.
Walid lalu mengurung diri dan berpuasa selama 3 hari 3 malam. Selama menjalani perenungan itu, dia selalu memohon petunjuk dari berhala Hubal. Tiba-tiba ada jin kafir bernama Musfir masuk ke dalam Hubal, setelah melihat kesempatan menyesatkan Walid.
Hubal yang awalnya tidak bisa berbicara karena hanya patung tiba-tiba mengeluarkan kalimat. Hubal melalui jin Musfir mengatakan, Muhammad itu bukan nabi dan lain sebagainya. Pernyataan Musfir ini lantas membuat permusuhan kafir Quraisy semakin kuat kepada Nabi Muhammad SAW.
Berita itu lalu sampai kepada Muhair bin Ahbar. Ia mencari Musfir dan menemukannya di antara Safa dan Marwa. Tak menunggu waktu lama, Muhair masuk ke Hubal lalu berbicara ke kafir Quraisy.
Muhair membela martabat Rasulullah. Dia mengatakan, Muhammad adalah utusan Allah, orang yang jujur dan amanah, dan segala sifat kenabian yang melekat kepada beliau. Tindakan Muhair ini membuat bingung kafir Quraisy kala itu.
"Artinya, benda mati tidak mungkin berbicara sendiri, pasti ada sesuatu yang menempel di situ. Tidak mungkin malaikat. Roh-roh orang mati juga tidak mungkin. Itu sudah pasti bangsa jin. Maka hati-hatilah, jangan mau dijebak untuk taat kepada setan," kata Faizar di akun YouTube-nya, dikutip Rabu (5/1/2022).
Baca Juga: Spirit Doll dan Indahnya Karunia Anak dalam Alquran
Dalam konteks spirit doll pun demikian. Sejatinya bukan arwah orang mati dalam boneka itu, tapi jin. Memang tipu daya muslihat mereka lihai, sehingga bisa merusak akidah orang-orang yang lemah iman.
"Tapi dalam konteks Spirit doll itu hampir sama seperti berhala, bukan boneka biasa. Karena di situ banyak sekali orang orang yang percaya bahwa punya spirit doll akan membuat hati lebih tenang, bisa mendatangkan rezeki, bisa mengundnag keberuntungan, mengingatkan kalau misalnya ada orang jahat. Ini hakikatnya siapa yang berbicara?" terang alumni Pondok Modern Darussalam Gontor ini.
Sebenarnya, boneka semacam ini sudah ada sejak dulu di Nusantara, khususnya di Tanah Jawa. Orang-orang Nusantara dulu sering memainkan boneka Toto Kerok (Nini Towok) dan Jelangkung.Mereka menggunakan boneka yang dibentuk dengan siwur. Boneka itu dihiasi seakan-akan seperti wanita yang cantik. Itu gunanya untuk memanggil arwah. Ini sama aja. Cuma sekarang lebih modern lagi. Boneka dibuat lebih imut, tapi maksud dan tujuan tetap sama.
Mengenai jin yang berada di dalam benda mati seperti berhala dan boneka itu sudah disinggung dalam Surah An-Nisa ayat 117. Allah Ta'ala berfirman: اِنْ يَّدْعُوْنَ مِنْ دُوْنِهٖٓ اِلَّآ اِنَاثًاۚ وَاِنْ يَّدْعُوْنَ اِلَّا شَيْطٰنًا مَّرِيْدًاۙ
"Yang mereka sembah selain Allah itu tidak lain hanyalah (berhala), dan mereka tidak lain hanyalah menyembah setan yang durhaka."
Ibnu Katsir dalam kitab tasfirsnya saat menyitir hadits yang diriwayatkan Ubaid bin Ka'ab mengatakan, setiap berhala-berhala terdapat jin.
Imam Al-Qurthubi dalam tafsirnya saat menafsirkan ayat ini mengatakan, di setiap berhala ada setan-setan yang selalu menampakkan diri kepada juru kunci dan dukun, kemudian mereka berbicara dengan juru kunci (pengadopsi) tersebut. Dan di setiap berhala-berhala itu mengeluarkan suara-suara dari tempat yang sangat menakjubkan (tidak disangka-sangka).
Pernyataan Ibnu Katsir dan Imam Qurtubi ini didukung dengan banyak riwayat yang menyebutkan jin bisa masuk ke benda mati kemudian berbicara melalui benda itu. Jin itu juga menggerak-gerakkan benda tersebut.
"Jadi, jelas itu bukan ruh-ruh anak kecil yang meninggal kemudian masuk ke situ. Itu adalah jin. Jangan mau ditipu," kata Faizar.
(jqf)