LANGIT7.ID, Jakarta - Kemampuan seseorang melihat makhluk halus dari
golongan jin bukan lah kelebihan. Hal tersebut merupakan kekurangan akibat gangguan setan dan harus diruqyah.
Menurut pendakwah
Buya Yahya, manusia dikodratkan tidak bisa melihat bangsa jin. Sebab ada perbedaan alam antara manusia dan makhluk halus tersebut.
"Berarti mereka sudah setengah gaib yang bisa melihat itu, kecuali ketika golongan jin menjelma, misalnya menjadi manusia," ujar dia dikanal YouTubenya, dikutip Ahad (30/10/2022).
Baca Juga: Ruqyah Rumah dengan Air Bidara, Begini Cara Tangkal Gangguan JinAdapun mereka yang mengklaim dapat melihat golongan jin masih dipertanyakan pengakuannya. Apalagi bila jin yang dilihat itu berada di alamnya, yaitu alam gaib.
Mengutip pandangan Imam Ibnu Hajar al Haitami, dia menjelaskan, orang yang mengklaim dapat melihat jin atau setan, maka kesaksiannya tidak diterima.
"Ini pandangan ulama zahir. Memang kalau pengakuan itu dibongkar, sebetulnya akan tampak kebohongannya. Orang-orang yang mengaku melihat jin ini juga sepertinya mesti diruqyah," katanya.
Pengasuh LPD dan Pondok Pesantren Al-Bahjah ini menyebutkan, melihat jin bisa jadi sebuah halusinasi. Untuk itu, dia mengingatkan agar kaum muslimin tidak mengaku-ngaku telah melihat jin atau mempercayai orang yang melihatnya.
"Ini sudah jelas ada perbedaan antara alam gaib dan alam manusia, kecuali dia menjelma. Tidak usah pula untuk takut ketika bertemu setan yang menjelma menjadi manusia."
"Sebab dia bisa merasakan sakit layaknya manusia ketika ditusuk misalnya. Itu risiko bagi setan ketika dia menjelma," tambahnya.
(bal)