Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Daftar Film Inspiratif untuk Nobar di Rumah Saat PPKM

Dwitisya Rizky Desindatika Kamis, 22 Juli 2021 - 17:55 WIB
Daftar Film Inspiratif untuk Nobar di Rumah Saat PPKM
Ilustrasi nonton film bersama keluarga. Foto: Pixabay
LANGIT7.ID - Pemerintah resmi memperpanjang PPKM hingga 25 Juli 2021, itu artinya masih harus di rumah saja hingga beberapa hari kedepan. Rasa bosan pasti muncul, apalagi bagi anak-anak.

Menonton film adalah salah satu solusi seru menghabiskan waktu bersama keluarga. Apalagi sudah banyak platfrom online yang menayangkan film-film orisinal seperti Netflix, Iflix, Viu dan sebagainya. Berikut rekomendasi tontonan seru bersama keluarga.

Keluarga cemara



Film yang diadaptasi dari sinetron populer tahun 90an berjudul Keluarga Cemara ini masih bercerita soal keluarga Abah. Namun dengan suasana yang lebih segar dan modern. Persis dengan cerita di sinetronnya, film ini mengisahkan tentang bagaimana perjalanan hidup keluarga Abah yang semula nyaman dan mapan lalu kemudian mendadak bangkrut.

Dibintangi oleh Ringgo Agus Rahman (Ayah), Nirina Zubir (Emak), Zara eks JKT48 (Euis), dan Widuri Putri Sasono (Ara), film produksi 2019 ini bisa disaksikan di Netflix. Ceritanya ringan dan hangat cocok ditonton untuk mengingat kembali pentingnya peran keluarga dan saling menguatkan dan menyayangi sesama anggota keluarga.

Inside Out

Inside Out menjadi salah satu film keluarga animasi yang didistribusikan oleh Disney Picture. Sejak dirilis pada 2015 lalu, film yang satu ini mendapat banyak pujian dan penghargaan dari para kritikus film dan penontonnya.

Film yang disutradarai oleh Pete Docter ini membawa penonton untuk ikut merasakan bagaimana kegiatan kontrol emosi yang ada di pikiran kita. Tidak salah kalau animasi layar lebar ini disebut sebagai salah satu yang terbaik hingga Oscars pun memberikan tempat khusus bagi film ini.

Film ini bercerita tentang Riley, seorang anak berusia sebelas tahun yang pindah ke San Francisco dan meninggalkan hidupnya di Minnesota. Dia dan kelima emosi intinya, yaitu Ketakutan, Kemarahan, Kegembiraan, Rasa Jijik dan Kesedihan, berjuang untuk menghadapi kehidupan barunya.

Mekah I'm Coming

Film bergenre drama komedi ini dirilis pada tahun 2020, disutradarai oleh Jeihan Angga dan diproduseri oleh Hanung Bramantyo.

Menghadirkan khas komedi Indonesia yang ringan, cocok ditonton bersama keluarga. Flm ini mengisahkan perjuangan tokoh Edi (Rizky Nazar) untuk menyelamatkan kekasihnya Eni (Michelle Ziudith) agar batal dijodohkan dengan pilihan ayahnya.

Edi ingin berhaji dan mendoakan masa depan hubungan Eni dan Edi untuk meyakinkan Haji Soleh, ayah Eni, bahwa Edi adalah pasangan yang tepat untuk Eni. Namun petaka datang saat Edi ditipu agen travel haji dan malu untuk pulang lagi ke kampung halamannya.

Hafalan sholat Delisa

Diperankan oleh Rexa Rahadian dan Nirina Zubir, film yang dirilis tahun 2011 berlatar suasana setelah bencana tsunami yang menimpa Aceh belasan tahun silam. Menceritakan tentang Delisa yang berusaha menghafalkan doa dan gerakan shalat karena sudah dijanjikan hadiah dari ibunya.

Bukannya dapat hadiah, bencana tsunami menimpa tepat disaat giliran Delisa membacakan hafalan shalatnya di sekolah. Delisa beserta keluarga dan teman-teman terdekatnya turut menjadi korban. Delisa yang selamat harus berpisah dengan keluarganya.

Film produksi Star Vision ini cukup booming pada masanya, karena banyak memberikan pelajaran tentang bagaimana menghargai waktu, saling menyayangi antar saudara dan bangkit dari keterpurukkan.

Ayat-ayat Adinda

Film ini berkisah tentang Adinda (Tissa Biani), gadis bersuara merdu, yang ditunjuk menjadi anggota tim qasidah sekolahnya. Namun, kesempatan itu ditentang oleh sang ayah, Faisal (Surya Saputra) yang meminta Adinda untuk fokus sekolah dan tidak terlalu menonjol.

Selama ini keluarga Adinda tak pernah menetap lama di satu tempat. Mereka sering berpindah-pindah dan dikucilkan di manapun mereka tinggal lantaran dianggap dari kelompok sesat. Adinda pun tak gentar dan terus berusaha menonjolkan kelebihannya itu agar keluarganya tak lagi dianggap sesat.

Kisah ini menyiratkan pesan tentang diskriminasi minoritas yang masih sering terjadi di Indonesia. Ia juga menginspirasi bagaimana untuk berlaku adil sebagai orang tua dan anggota masyarakat.

(arp)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)