Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home wirausaha syariah detail berita

Untung Menggunung dari Ekspor Sabut Kelapa

mahmuda attar hussein Selasa, 11 Januari 2022 - 12:30 WIB
Untung Menggunung dari Ekspor Sabut Kelapa
Sabuk kelapa. Foto: YouTube Julio Ekspor
Langit7, Jakarta - Sabut kelapa biasanya hanya dijadikan limbah yang tidak terpakai. Namun siapa sangka, ternyata sabut kelapa yang dianggap limbah ini ternyata memiliki nilai ekonomi cukup tinggi, hingga menjangkau pasar ekspor.

Seperti milenial asal Cilacap, Firman Yusuf yang telah menjalankan usaha sabut kelapa sejak duduk di bangku kelas 2 SMA.

"Saya dari SMA itu mulai riset bagaimana sabut kelapa diminati masyarakat, bermodalkan YouTube," ujarnya dikutip dari kanal YouTube Julio Ekspor.

Mulai dari situ, dia mulai menemukan manfaat coconut bristle atau serat sabut kelapa. Bahkan, produk sabut kelapa itu cukup diminati pasar luar negeri.

Coconut bristle atau serat sabut kelapa biasanya dimanfaatkan sebagai bahan kerajinan sapu, sikat, pupuk, hingga media tanam.

Baca juga: Ini Cara Maksimalkan Bisnis dengan Budget Rp1 Juta

Adapun Firman mengekspor produk sabut kelapanya itu hingga ke Taiwan dan Hongkong.

"Sabut kelapa ini bisa diproduksi 5-15 kilogram per hari dengan harga kisaran Rp16 ribu - Rp35 ribu untuk pasar ekspor," ujarnya.

Saking berpotensinya sabut kelapa, dia hingga membangun jaringan dengan berbagai wilayah untuk memenuhi target ekspor.

"Rencana kami adalah membentuk ribuan cluster yang harapannya dapat mengumpulkan produk coconut shell demi memenuhi kebutuhan ekspor," ujarnya.

Menurutnya, memulai usaha bisa dimulai dengan memanfaatkan produk yang ada di sekeliling. Sebab, masih banyak komoditas yang sebetulnya bernilai tinggi, tapi belum bisa dimanfaatkan secara maksimal.

"Banyak sekali komoditas yang memang di luar logika kita, seperti sabut kelapa yang dianggap sepele, tapi bisa laku keras di pasar ekspor," ujarnya.

Baca juga:Kemenperin Optimalisasi Segmen Mobil di Bawah 1.500 cc

Untuk menjangkau pasar ekspor, lanjut dia, perlu memperhatikan kuantitas dan kualitas produk. Juga termasuk rekam jejak perusahaan yang saat ini tengah dijalankan.

"Kita rencana setiap bulan mengirimkan coconut bristle sebanyak 10 kontainer. Omzet kita sekitar USD20 ribu dollar (hampir Rp300 juta)," ungkapnya.

"Saya harap Indonesia bisa menjadi produsen manufaktur di bidang turunan kelapa, khususnya coconut bristle," tambahnya.

Baca juga: UMKM Mitra Binaan PLN di Kampar Tembus Pasar Internasional

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)