Peristiwa bencana alam erupsi Gunung Semeru menyisakan kisah pilu sekaligus inspiratif. Adalah Rumini, seorang wanita yang bertahan menghadapi letusan Semeru demi melindungi sang nenek, Salamah.
Saat ini personel gabungan tersebut fokus pada pencarian dan evakuasi serta pelayanan dasar warga terdampak paska erupsi Gunung Semeru yang terjadi Sabtu (4/12/2021) kemarin. Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Data dan Informasi KemenPUPR Nazib Faizal.
Pengasuh Pondok Pesantren Daarut Tauhiid, Bandung ini mengatakan, musibah erupsi Gunung Semeru merupakan salah satu tanda kekuasaan Allah. Peristiwa tersebut hendaknya menjadi pelajaran bagi setiap muslim agar semakin yakin kepada Allah.
Ratusan warga terpaksa harus mengungsi ke berbagai tempat aman untuk menghindari awan panas di gunung api tertinggi di Pulau Jawa tersebut yang terjadi sejak, Sabtu (4/12/2021).
Pada delapan jenazah di Kecamatan Candipuro, terdapat satu jenazah korban ditemukan di Dusun Kebondeli Selatan, pukul 15.45 WIB, yang masih belum teridentifikasi.
Gunung Merapi di perbatasa Sleman DIY, Magelang, Boyolali dan Klaten Jawa Tengah terpantau 3 kali memuntahkan awan panas guguran dengan jarak luncur 1.800 meter ke Sungai Bebeng, Sleman.
Di sepanjang jalan menuju lokasi, Kepala BNPB melihat banyak kerusakan vegetasi berupa pohon tumbang dan material vulkanik yang menutupi jalan hingga ketebalan kurang lebih 30 sentimeter.
Pemberian dukungan kepada para korban tersebut sekaligus menjadi wujud negara hadir secara langsung dalam percepatan penanganan kejadian bencana erupsi Gunung Semeru.
Pantuan dari Tim Respon Dompet Dhuafa yang telah tiba di lokasi, kebutuhan medis menjadi yang paling mendesak. Puskesmas Penanggal, Candipuro di Lumajang, Jawa Timur, mengalami kewalahan dalam menangani warga yang mengalami luka bakar derajat satu dan dua.
Hingga hari ketiga, posko tetap melakukan operasi pencarian dan pertolongan terhadap kemungkinan warga yang menjadi korban awan panas guguran Gunung Semeru yang terletak di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, yang meletus pada Sabtu (4/12/2021).
Berdasarkan data terkini yang dihimpun oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Ahad (5/12/2021), pukul 17.30 WIB, jumlah korban meninggal dunia akibat letusan Gunung Semeru sebanyak 14 orang.
Tim BAZNAS akan melakukan assessment ke beberapa lokasi yang terdampak erupsi untuk melakukan pendataan, kebutuhan apa yang sangat mendesak dibutuhkan warga pasca erupsi.
Petugas PLN mengutamakan keselamatan masyarakat dalam memulihkan suplai listrik di beberapa titik di Kabupaten Lumajang. Ia merinci, setidaknya ada 112 gardu dan 30.523 pelanggan yang terdampak.
Infeksi saluran pernapasan atau ISPA adalah penyakit yang akan muncul akibat asap dan debu vulkanik dari letusan gunung berapi. Salah satu gunung berapi di Indonesia, Gunung Semeru erupsi pada Sabtu, (4/12/2021).
BNPB telah mengirimkan tim reaksi cepat guna melaksanakan pendampingan kepada BPBD Kabupaten Lumajang dan BPBD Provinsi Jawa Timur dalam upaya penanganan darurat Gunung Semeru.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menyebutkan sebanyak 13 warga dilaporkan meninggal dunia akibat erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada Sabtu, (4/12/2021).
BNPB telah memfasilitasi tiga titik lokasi pengungsian, yaitu dua lokasi di Kecamatan Pronojiwo (Desa Sumpiturang dan Desa Curah Kobokan) dan satu lainnya Kecamatan Candipuro (Desa Sumberwuluh).