Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home global news detail berita

Evakuasi Korban Letusan Semeru Dialihkan ke Malang karena Abu Tebal

muhammad rifai akif Ahad, 05 Desember 2021 - 08:46 WIB
Evakuasi Korban Letusan Semeru Dialihkan ke Malang karena Abu Tebal
Sejumlah warga mengungsi di balai desa untuk menghindari letusan susulan Gunung Semeru di Sumberwuluh, Lumajang, Jatim, Sabtu (4/12/2021). Foto: Antara/Muhammad Sidkin Ali/Radar Semeru/HO/abs/rwa.
LANGIT7, Lumajang - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Mayjen TNI Suharyanto mengatakan proses evakuasi korban letusan Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur (Jatim), dialihkan menuju Kabupaten Malang akibat kendala abu tebal.

"Tim evakuasi ada hambatan, bahwa debunya sangat tebal kemudian mobil-mobil yang tidak dobel gardan susah bergerak," kata Suharyanto saat menyampaikan keterangan pers yang diikuti melalui YouTube BNPB di Jakarta, Sabtu (4/12/2021) malam WIB.

Baca Juga: Doa saat Terjadi Gunung Meletus dan Ada Korban Jiwa

Diaa mengatakan, debu tebal akibat letusan Gunung Semeru mengakibatkan Jembatan Gladak Perak sepanjang sekitar 100 meter di atas permukaan Sungai Besuk Sat, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang, tidak bisa dilalui kendaraan.

"Dari unsur TNI-Polri sudah masuk, ada jembatan Gladak Perak yang putus, ini salah satu hambatan pelaksanaan evakuasi para pengungsi, karena para pengungsi ini kalau tidak putus dievakuasi ke arah Lumajang. Karena putus hanya bisa dievakuasi ke arah Malang," katanya.

Suharyanto mengatakan BNPB telah memfasilitasi tiga titik lokasi pengungsian, yaitu dua lokasi di Kecamatan Pronojiwo (Desa Sumpiturang dan Desa Curah Kobokan) dan satu lainnya Kecamatan Candipuro (Desa Sumberwuluh). "Jumlahnya pastinya (pengungsi) berapa, nanti akan kami update. Jadi itu informasi awal karena baru tadi sore, sehingga informasinya masih belum rinci, tetapi sampai dengan sekarang ini belum dilaporkan adanya korban meninggal dunia," katanya.

Baca Juga: Wabup Lumajang: Nyaris Semua Rumah di Satu Dusun Hancur

BNPB hingga saat ini terus berkoordinasi dengan TNI maupun pemerintah daerah setempat terkait potensi korban lainnya dari kalangan pendaki gunung yang terperangkap. "Sampai sekarang belum ada informasi apakah ada pendaki Gunung Semeru yang terperangkap," ujarnya.

Namun Bupati Lumajang telah mengonfirmasi bahwa ada penambahan korban dari kalangan penambang pasir yang masih berusaha dievakuasi. "Karena pada saat kejadian letusan, para penambang pasir ini dalam titik yang tidak sempat untuk dievakuasi ke tempat yang lebih tinggi, ini masih diupayakan oleh BPBD oleh TNI Polri yang ada di sana, termasuk BNPB," ungkapnya. (Sumber: Antaranews)

Baca Juga:

Separuh Korban Awan Panas Semeru Alami Luka Bakar

112 Gardu PLN Terdampak Erupsi Semeru, 30.523 Pelanggan Padam Listrik


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)