Sebanyak 28 pemain telah berkumpul mulai tanggal 20 Maret mendatang di Jakarta. Mereka telah menjalani latihan di bawah arahan pelatih Shin Tae-yong untuk mempersiapkan pertandingan melawan Burundi.
Amali menyebut Stadion Patriot Candrabhaga secara fasilitas lebih siap dibanding venue-venue lainnya. Terlebih, Stadion Patriot memiliki beragam fasilitas penunjang lainnya, seperti lahan parkir, akses dan lainnya.
Peringkat Timnas Indonesia dalam ranking FIFA naik drastis setelah berhasil mengalahkan Curacao dalam dua pertandingan Fifa Matchday. Sebelum laga ini, Indonesia berada di posisi 155 peringkat FIFA.
Pertandingan pertama yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (24/9), Indonesia meraih kemenangan 3-2. Pada pertandingan kedua di Stadion Pakansari (27/9), Fachruddin dkk kembali menorehkan kemenangan 2-1 atas Curacao.
Satu menit pasca restart, Curacao mampu menyamakan kedudukan melalui J. Antonisse. Pemain yang baru masuk itu sukses menggetarkan jala Syahrul usai memanfaatkan permainan satu-dua dengan Rangelo Janga.
Setelahnya, pertandingan berjalan dalam tempo tinggi. Beberapa pemain Curacao bahkan harus mendapatkan kartu kuning untuk menghentikan pergerakan pemain Indonesia.
Pelatih Shin Tae-yong memutuskan untuk mengistirahatkan beberapa peain yang bermain di laga pertama. Di posisi penjaga gawang, Shin Tae-yong menunjuk Syahrul untuk menggantikan Nadeo Agrawinata.
Rara mengaku tidak bisa hadir ke stadion lantaran sedang berada di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Meski begitu, Rara akan membuat ritual dari jarak jauh untuk mengamankan pertandingan skuad Garuda melawan Curacao.
Meski harus menelan kekalahan di laga pertama, nyatanya Curacao amat terkesan dengan atmosfer yang ada di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Team Manager Curacao, Wouter Wilhelm Jansen.
Iwan Bule itu menyebut penampilan skuad Garuda semakin berkembang di bawah asuhan pelatih Shin Tae-yong. Dia pun berharap Timnas Indonesia bisa kembali memenangkan laga melawan Curacao di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Selasa (27/9).