Ketua MUI KH Cholil Nafis termasuk yang mengagumi pribadi Buya Syafii Maarif. Buya Syafii adalah teladan bagi generasi muda dalam membangun intelektualitas berpikir dan merawat kemajemukan.
Ketua PP Muhamamdiyah, Prof. Haedar Nashir mengatakan almarhum Ahmad Syafi'i Maarif atau Buya Syafii dikenal sebagai tokoh yang menjunjung tinggi moral dan akal serta peradaban mulia.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Haedar Nahsir akan melepas almarhum Prof. Ahmad Syaii Maarif atau Buya Syafii ke pemakaman dari Masjid Gede Kauman, Yogyakarta.
Almarhum Ahmad Syafii Maarif atau lebih akrab disapa Buya Syafii memiliki kepedulian yang besar pada bangsa selama hidupnya. Buya menilai Indonesia merupakan bangsa yang belum sepenuhnya jadi.
Pakar hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra mengenang Buya Syafii Maarif sebagai cendekiawan yang selalu berlapang dada menerima perbedaan pandangan.
Direktur RS PKU Myhammadiyah Gamping, Ahmad Faesol mengatakan, Buya Syafi'i dinyatakan meninggal setelah mengalami henti jantung (cardiac arrest) dua kali.
Kabar duka datang dari tokoh Indonesia, Buya Prof Dr H Ahmad Syafii Maarif. Mantan ketua PP Muhammadiyah ini tutup usia di RS PKU Muhammadiyah Gamping.
Mantan Ketua Umum (Ketum) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Ahmad Syafii Maarif atau yang akrab dipanggil Buya kembali menjalani perawatan di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman.
Buya Syafii sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman sejak 1 Maret 2022. Dugaan awal, Buya mengalami serangan jantung ringan.