Lebaran kurang beberapa hari lagi. Presiden Joko Widodo mengimbau masyarakat untuk merencanakan mudik Lebaran 2024 lebih awal. Tahun ini diperkirakan akan terjadi peningkatan
Lebaran masih kurang dua bulan lebih, namun masyarakat sudah mulai menyiapkan moda transportasi yang dipilih untuk mudik. Ini terbukti dari banyaknya pemesanan tiket kereta api
Astra Honda Motor (AHM) membuka program Mudik dan Balik Bareng Honda (MBBH) pada Idul Fitri 1445 H. Pendaftaran mulai dibuka pada 26 Februari hingga 2 April 2024 melalui aplikasi resmi
Mudik Lebaran merupakan tradisi yang sudah menjadi bagian dari budaya Indonesia. Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat yang tinggal di kota ataupun wilayah lain untuk pulang ke kampung halaman mereka untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga dan kerabat. Di balik tradisi ini terdapat nilai-nilai spiritualitas yang sangat penting bagi masyarakat Indonesia.
Mudik lebaran aman dan nyaman menjadi dambaan bagi yang hendak menjalani tradisi tahunan. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) meluncurkan panduan
Kementerian Perhubungan menyatakan pendaftaran program mudik gratis telah ditutup karena kuota pendaftar sudah terpenuhi. Namun, Kementerian menyatakan ada kemungkinan pendaftaran dibuka kembali.
Menhub memperkirakan akan terjadi peningkatan jumlah pemudik pada libur Idulfitri tahun ini sebesar 123 juta orang atau naik 47 persen secara nasional.
Kemenhub mulai menyiapkan rencana efektif untuk meredam kemacetan lalu lintas pada arus mudik lebaran 2023. Dalam hal ini, Kemenhub akan bekerja sama dengan Korlantas Polri dan Jasa Marga menerapkan rekayasa lalu lintas lebih terukur dari sebelumnya.
Yogyakarta siap difungsikan untuk mendukung arus mudik dan balik lebaran 2023. Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Nelson Siagian menyampaikan ini usai memimpin rapat koordinasi perkembangan pembangunan PSN
Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan memprediksi mobilisasi orang pada Lebaran 2023 adalah 45,8 persen dari jumlah penduduk Indonesia atau sebanyak 123,8 juta orang.
Pemantauan dilakukan dengan mendirikan posko angkutan udara lebaran yang akan memberikan pelayanan transportasi udara kepada masyarakat selama arus mudik dan balik.