Chico Aura Dwi Wardoyo membuka poin kemenangan Indonesia saat menghadapi Lee Cheuk Yiu. Kapten tim putra Indonesia itu sukses menang dalam babak rubber game dengan skor 21-14, 18-21, 21-18.
Tercatat hanya Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi yang kalah di laga perdana ini. Mereka kalah di babak rubber game dari Yeung Nga Ting/Yeung Pui Lam dengan skor 19-21, 21-19, 21-23.
Di hari terakhir persiapan, Senin (14/2), Skuad Garuda Muda berlatih selama 90 menit sejak pukul 09.30. Tim putra dan putri secara bergantian menjalani persiapan jelang laga perdana.
Dalam event ini, Timnas Bulutangkis Indonesia tak dihuni nama-nama unggulan seperti Kevin Sanjaya Sukamuljo, Jonatan Christie maupun Marcus Ferinaldi Gideon.
Dalam kiprahnya, Gischa kerap berduet dengan banyak nama. Mulai dari Alfian Eko Prasetya, Febriana Dwi Puji Kusuma, Rahmadhani Hastiyanti Putri, Rehan Naufal hingga Yantoni Edi Saputra.
Mark/Isabel bermain ngotot ingin mengakhiri pertandingan dua gim langsung, namun hal itu dicegah oleh wakil Indonesia yang memaksa gim ketiga dimainkan.
Ganda campuran peringkat ke-97 tersebut akan sendirian ke Kejuaraan Dunia setelah Pengurus Pusat Persatuan Bulu tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) mengumumkan pengunduran diri timnas Indonesia mundur dari ajang bergengsi tersebut.
Dengan keputusan mundur tersebut, maka Indonesia Badminton Festival (IBF) 2021 di Bali pada 16 November-5 Desember lalu menjadi turnamen terakhir yang diikuti timnas di tahun ini.
Greysia/Apriyani bangkit di gim kedua dengan keunguglan 21-13. Namun, Nami/Chiharu yang bermain lebih agresif di gim ketiga akhirnya mengunci kemenangan dengan skor tipis 23-21.
Dalam pertandingan ini Kevin juga sempat menerima kartu kuning saat ia berakting dengan meniup shuttlecock yang jelas-jelas akan jatuh ke luar lapangan.
Penobatan Ratri sebagai atlet para-bulu tangkis putri terbaik BWF didasarkan oleh sejumlah prestasi yang diraihnya, salah satunya saat merebut dua medali emas dan satu perak pada Paralimpiade Tokyo 2020.