Pada gim kedua, Vito tampil mendominasi jalannya pertandingan dan unggul 6-2 atas Sai. Keunggulan Vito bahkan bertahan hingga interval gim kedua dengan skor 11-6.
Gregoria mencoba bangkit dan menampilkan permainan yang lebih baik dari gim pertama. Terbukti, wakil Indonesia itu melesat jauh mengungguli Sayaka 7-0.
Praveen/Melati tidak bisa mempertahankan keunggulan yang sudah di depan mata. Empat poin beruntun terlepas dari genggaman Praveen/Melati dan membuat Dhruv/Reddy memaksakan skor imbang 19-19.
Kemenangan atas Fajar/Rian menjadi torehan penting bagi pasangan peringkat 31 ini, karena sukses mengalahkan dua rekan sepelatnas yang menduduki posisi lima besar dunia.
Marcus/Kevin mencoba untuk bangkit dan berhasil unggul 18-15. Meski wakil Korea sempat mengejar poin, namun Marcus/Kevin mampu mengunci gim pertama dengan keunggulan 21-19.
Marcus/Kevin mencoba untuk bangkit dan berhasil unggul 18-15. Meski wakil Korea sempat mengejar poin, namun Marcus/Kevin mampu mengunci gim pertama dengan keunggulan 21-19.
Selepas jeda, Fajar/Rian banyak melakukan kesalahan. Kondisi itu mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Bagas/Fikri untuk membalikkan keadaan menjadi 14-12.
Selepas jeda, Fajar/Rian banyak melakukan kesalahan. Kondisi itu mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Bagas/Fikri untuk membalikkan keadaan menjadi 14-12.
Kekalahan ini membuat Tommy tersingkir dari Indonesia Masters 2021. Sedangkan Kento Momota melaju ke babak kedua atau 16 besar dan menunggu pemenang antara Kanta Tsuneyama (Jepang) vs Lakshya Sen (India).