Konflik Gaza telah membuka tabir tentang kompleksitas politik Timur Tengah, di mana kepentingan nasional mengalahkan solidaritas Muslim. Israel, dengan dukungan tak terduga dari beberapa negara Arab, semakin agresif dalam ambisinya menguasai wilayah. Situasi ini memperlihatkan betapa rapuhnya persatuan dunia Muslim dalam membela Palestina, sekaligus mengancam stabilitas kawasan secara keseluruhan.
Staf dari Kedutaan Besar (Kedubes) Inggris di Indonesia menanyakan pandangan Pengurus Wilayah (PW) Nahlatul Ulama (NU) Jawa Timur tentang persoalan Israel dan Palestina
Di tengah konflik Gaza, sebuah grand piano berdiri kokoh di Konservatorium Musik Edward Said yang rusak parah. Para guru musik tetap mengajar pengungsi di tenda-tenda darurat. Mereka menggunakan kreativitas untuk membuat alat musik sederhana dan membantu anak-anak trauma perang melalui musik.
Serangan roket Hezbollah ke wilayah permukiman Israel menandakan peningkatan ketegangan yang signifikan di kawasan tersebut. Dengan total 80 proyektil yang ditembakkan ke lima area berbeda, termasuk kawasan strategis dekat Haifa, situasi keamanan semakin mengkhawatirkan. Tindakan ini berpotensi memicu eskalasi konflik yang lebih besar antara kedua pihak.
Kekerasan Israel terhadap rakyat Palestina bertentangan dengan nilai kemanusiaan, keadilan, dan akal sehat. Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Syafiq Mughni
Indonesia tampil sebagai pemimpin di panggung internasional, menyuarakan dukungan kuat untuk Palestina di KTT Asia Timur. Wakil Presiden Ma'ruf Amin dengan tegas mendesak pengakuan global terhadap negara Palestina dan menekankan pentingnya menjunjung hukum internasional. Seruan ini muncul di tengah konflik Gaza yang berkelanjutan, menunjukkan komitmen Indonesia terhadap keadilan dan kemanusiaan di kancah global.
Konflik Israel-Palestina terus memakan korban. MUI menyoroti peran Amerika sebagai pendukung utama Israel. Solusi damai sulit tercapai tanpa tekanan internasional pada AS untuk menghentikan bantuan. Perlawanan Palestina tak kunjung surut selama 76 tahun. Dunia perlu bersatu menghadapi akar masalah demi mengakhiri perang berkepanjangan ini.