Bisnis emas BSI mencatat pertumbuhan pesat hingga Juni 2026. Nasabah bullion mencapai 1,3 juta orang dengan dukungan Danantara dan layanan digital yang semakin mudah.
Alfriandra Souvenir berkembang dari usaha rumahan bermodal Rp7 juta menjadi nasabah SME BSI. Inovasi dan pembiayaan syariah menjadi pendorong pertumbuhan.
BSI mencatat 24 juta nasabah dalam lima tahun dengan implementasi ESG yang memperkuat pertumbuhan bisnis, pembiayaan berkelanjutan, dan daya saing global.
IBMA mempercepat penguatan ekosistem bullion nasional bersama BSI dan pelaku industri guna mewujudkan pasar emas Indonesia yang terintegrasi dan berdaya saing.
Saham BRIS melonjak 9,77 persen ke level 1.910, ditopang kinerja keuangan yang solid, sentimen pasar membaik, dan minat beli investor yang tetap tinggi.
BSI mencatat pembiayaan Rp335 triliun hingga Mei 2026 dengan pertumbuhan 14,60 persen. Pembiayaan berkelanjutan mencapai Rp77,06 triliun atau 23 persen.
Pembiayaan kendaraan BSI mencapai Rp6,7 triliun hingga Juni 2026, naik 12,4 persen. Minat pembiayaan syariah tetap tinggi seiring pertumbuhan industri otomotif nasional.
BSI membuka pendaftaran BSI Scholarship Pelajar 2026 bagi 1.500 siswa prasejahtera dengan bantuan uang saku, bimbingan SNBT, dan peluang lanjut ke beasiswa mahasiswa.
BSI memperkuat customer experience melalui layanan digital dan inklusif hingga jumlah nasabah mencapai 24 juta pada Maret 2026 serta meraih penghargaan nasional.
BSI memperkuat perdagangan halal global melalui BEWIZE di D-8 Halal Expo Indonesia 2026 untuk mendukung UMKM dan korporasi berekspansi ke pasar internasional.