Kedutaan Uni Emirat Arab (UEA) mengadakan Perayaan Hari Persatuan Ke-51 di Hotel Rafles, Jakarta, pada Senin (5/12/2022). Acara ini dihadiri oleh sejumlah menteri dan pejabat tinggi pemerintah Republik Indonesia, juga duta besar negara-negara sahabat.
Pusat Luar Angkasa Mohammed bin Rashid (MBRSC) mengumumkan telah menyelesaikan persiapan akhir peluncuran pendaratan Rover Rashid ke Bulan. Misi Bulan ini akan menjadi yang pertama dilakukan oleh negara Islam.
Wapres melanjutkan rangkaian Kunjungan Kerjanya dengan mengunjungi Dubai, Persatuan Emirat Arab pada tanggal 2 November kemarin, sebelum melanjutkan perjalanan ke Mesir hari ini, Jumat.
Selama tiga hari, Luhut bertemu secara intens dengan dua pimpinan yang punya hubungan erat dengan Indonesia, yaitu Presiden Uni Emirat Arab Mohammed bin Ziyad dan Putera Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman.
Adib menjelaskan, 33 peserta yang dinyatakan lulus tahap seleksi akhir merupakan peserta terpilih. Sebab, menurutnya, seleksi yang dilakukan Kemenag maupun UEA tidak mudah.
Adib menjelaskan, para calon imam masjid untuk UEA yang dinyatakan lulus selanjutnya akan mengikuti tes wawancara yang dilakukan secara luring di Jakarta pada Selasa, 7 Juni 2022.
Ada masjid bernama unik di Uni Emirat Arab. Masjid tersebut yaitu Masjid Maryam Ummu Isa atau dalam bahasa Inggris disebut Mary Mother of Jesus Mosque.
Dari sisi finansial, pemerintah UEA sangat detail dan perhatian terhadap kesejahteraan para imam masjid. Menurut penjelasannya, terdapat tiga tingkat kepangkatan dalam pengurus masjid.
Abu Rokhmad menjelaskan, ada empat indikator penting dalam moderasi beragama, salah satunya adalah bersikap toleran terhadap keragaman. Tiga indikator lainnya adalah komitmen kebangsaan, anti-kekerasan dan ramah terhadap budaya lokal.
Adib menargetkan, 17 imam masjid akan berangkat pada awal Juni 2022 mendatang. Hal ini, kata dia, mengingat beberapa imam sudah memberikan konfirmasi terkait hasil MCU dan kelengkapan berkas.
Kamaruddin mengatakan, pada 2021 telah lolos seleksi 50 imam, dan 30 orang di antaranya telah diberangkatkan untuk bertugas di UEA. Sedangkan 20 imam berikutnya akan diberangkatkan setelah Idul Fitri 1443 H. Mereka mendapat penempatan di beberapa negara bagian UEA.