Prabowo Subianto, presiden terpilih, hadir di kongres Partai NasDem, berbagi cerita menarik tentang hubungannya dengan Surya Paloh. Dari anak buah menjadi atasan, Prabowo menunjukkan dinamika politik Indonesia. Candaan dan tawa mewarnai acara, mencerminkan hubungan hangat antar politisi. Prabowo juga bercerita tentang perjalanannya dari rival menjadi bagian pemerintahan Jokowi, hingga akhirnya terpilih sebagai presiden.
Surya Paloh mengaku tak mempermasalahkan jika nama AHY dipasangkan dengan Anies. Akan tetapi, Paloh menyerahkan keputusan kepada Anies untuk memilih cawapres sebagaimana kesepakatan parpol yang tergabung dalam Koalisi Perubahan.
Prabowo menuturkan, pertemuan tersebut merupakan kunjungan balasan yang dilakukan oleh Surya kepada Prabowo yang sebelumnya telah mengunjunginya pada Juni lalu.
Charles Meikyansyah meyakini bahwa pertemuan tersebut membahas terkait isu kenegaraan. Menurutnya, pembahasan itu sangat baik untuk bangsa Indonesia kedepannya.
Paloh menegaskan pasca mengusung Anies sebagai capres, status NasDem tetap berada di dalam koalisi pemerintahan Jokowi. Paloh mengaku heran dengan isu keretakan hubungannya dengan Jokowi saat ini.
Anies duduk semeja bareng Surya Paloh, SBY, JK dan Ahmad Syaikhu saat menghadiri pernikahan putri Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri di Balai Sudirman, Jakarta, Ahad (16/10).
Ia menilai, pembangunan fisik saja bukan menjadi tolok ukur keberhasilan dalam membangun bangsa, namun juga harus ada karakter yang kuat. Maka dari itu, kedua aspek tersebut sangat diperlukan.
Partai NasDem mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden 2024. Namun dalam hal ini, Anies tampak belum memiliki pendamping untuk menjadi wakilnya.
Ahmad Syaikhu mengatakan, PKS memiliki banyak kesamaan dengan Nasdem, begitu pula sebaliknya. Kedua partai juga menyepakati persiapan kerja sama pada Pilpres 2024.
Kunjungan silaturahmi PKS ke Nasdem Tower berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Di hadapan Presiden PKS, Surya menjelaskan, kedua partai masih dalam proses taaruf atau saling penjajakan.
Hubungan politik antara Surya Paloh dan Prabowo Subianto, menurut dia, terbangun sejak keduanya menjadi kader Partai Golkar hingga kedua tokoh itu keluar dan membentuk partai masing-masing.