BSI menggandeng Wahdah Islamiyah untuk mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis melalui pembiayaan investasi pembangunan dapur SPPG. Kolaborasi ini memperkuat sektor UMKM, membuka akses pembiayaan yang mudah, dan mendorong kapasitas usaha berkelanjutan.
BSI resmi bekerja sama dengan Kementerian Haji dan Umrah RI untuk meningkatkan layanan keuangan jamaah haji Indonesia. MoU ini menjadi tonggak awal layanan haji 2026, termasuk kemudahan akses pembayaran Bipih, digitalisasi layanan, dan penguatan sistem transaksi aman di Arab Saudi.
BSI meresmikan Pavilion BSI Palembang sebagai pusat operasional Region III yang membawahi enam provinsi di Sumatera. Gedung baru ini memperkuat layanan syariah modern, mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah, dan menghadirkan fasilitas layanan yang lebih profesional dan inklusif.
BSI dan Muhammadiyah resmi teken MoU untuk memperkuat ekonomi syariah di Amal Usaha Muhammadiyah. Kerjasama ini mencakup solusi keuangan digital, pengelolaan dana AUM, hingga beasiswa untuk mahasiswa.
BSI resmi ditunjuk Saudi Tourism Authority sebagai mitra pengembangan ekosistem wisata halal dunia. Lewat Visit Saudi Travel Fair 2025, BSI gandeng lebih dari 50 travel umrah dan maskapai Saudi Arabia untuk mudahkan umat berwisata halal dengan skema pembayaran fleksibel.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menegaskan komitmen menjadi bank syariah terbesar dan berkelanjutan di dunia. Melalui tiga pilar sustainable finance sustainable banking, operation, dan beyond banking BSI terus memperkuat peran sosial, spiritual, dan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk resmi memperoleh izin jasa simpanan emas dari OJK. Kini BSI memiliki tiga kegiatan usaha bullionSimpanan Emas, Perdagangan Emas, dan Penitipan Emas. Langkah ini menandai era baru investasi emas syariah nasional yang aman, mudah, dan terjangkau mulai Rp50 ribu melalui aplikasi BYOND by BSI.
PT Bank Syariah Indonesia (BSI) menegaskan komitmennya dalam mendukung program Indonesia Berhaji lewat inovasi Tabungan Haji. Hingga kini, 3,2 juta nasabah BSI tercatat dalam daftar tunggu keberangkatan, mencerminkan besarnya minat umat Islam untuk berhaji sejak dini.
PT Bank Syariah Indonesia (BSI) membukukan laba bersih Rp5,57 triliun pada Kuartal III 2025, tumbuh 9,04% YoY. Pertumbuhan ini ditopang peningkatan aset Rp416 triliun, pembiayaan Rp300,85 triliun, dan DPK Rp348 triliun, serta ledakan transaksi digital lewat aplikasi BYOND dengan 5,23 juta pengguna aktif.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memperkuat penetrasi keuangan syariah di Jawa Timur dengan strategi literasi, digitalisasi, dan penguatan SDM. Aset BSI di wilayah ini tumbuh 18,14% hingga Rp27,3 triliun, mendukung program Asta Cita dan pertumbuhan ekonomi nasional.
BSI menegaskan komitmennya dalam mendukung Asta Cita Pemerintah melalui program zakat, pembiayaan UMKM, KUR Syariah, dan digitalisasi layanan yang memperkuat ekonomi umat.
BSI catat kinerja keuangan solid di Triwulan III 2025 dengan laba Rp5,57 triliun. Didukung pertumbuhan bisnis emas dan haji, dana murah naik 15,66%, aset tembus Rp416 triliun, serta pembiayaan Rp300,85 triliun. Digitalisasi dan inovasi jadi fokus BSI jelang akhir tahun.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) menegaskan komitmennya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dengan memberdayakan UMKM. Melalui lima strategi berbasis ekosistem halal dan inovasi digital, BSI fokus mencetak pelaku usaha produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan.