Ia mengimbau kepada jemaah haji Indonesia untuk membatasi aktivitas di luar ruangan, jangan menunggu haus untuk minum, tetap menjaga kesehatan dengan makan tepat waktu serta istirhat yang cukup.
Hari ini, sebanyak 4.429 jemaah yang tergabung dalam 11 kloter diberangkatkan dari delapan embarkasi ke Tanah Suci. Masing-masing dua kloter berangkat dari Embarkasi Solo/SOC (720), Jakarta-Pondok Gede/JKG (820), dan Surabaya/SUB (900).
Pemerintah telah berupaya maksimal dalam mempersiapkan pelayanan bagi jemaah haji Indonesia. Namun demikian, pengawasan atas pelayanan yang diberikan petugas tetap harus dilakukan.
Fauzan menjelaskan kondisi cuaca di Arab Saudi saat ini bahwa suhu tertinggi 43 derajat celcius dan terendah 39 derajat celcius. Ia mengimbau jemaah untuk membatasi aktivitas di luar ruangan untuk keselamatan bersama.
Tercatat sampai hari ada 5.918 jemaah yang sudah ada di Makkah. Mereka ditempatkan pada sejumlah hotel setaraf bintang tiga, dan mendapat layanan katering tiga kali makan setiap hari.
Fauzin menambahkan, proses keberangkatan jemaah haji gelombang pertama ke Madinah masih terus berlangsung. Kemenag mencatat, ada 25.929 jemaah yang telah diberangkatkan ke Kota Nabi.
Calhaj lainnya yang tidak bisa berangkat ke Mekkah adalah Neli dan Mashud. Keduanya belum bisa bergabung dengan kloter sembilan yang sudah berangkat, karena tidak lolos dalam pengecekan kesehatan di embarkasi Solo.
Manasik haji disebut sebagai latihan bagi calon jemaah haji (calhaj) sebelum berangkat ke Tanah Suci. Urutan pelaksanaan manasik penting diketahui oleh jemaah supaya berhaji dengan optimal.
Makanan akan didistribusikan ke setiap hotel jemaah haji sebelum waktu makan tiba. Menu makanannya bervariasi setiap harinya, sejak Senin sampai Minggu. Isi makanan terdiri dari nasi, sayur, lauk, buah dan air mineral.
Kemenag mengimbau jemaah dapat memanfaatkan waktu yang tersedia untuk lebih memahami manasik. Caranya, bisa berkonsultasi dengan petugas pembimbing ibadah, baik yang di kloter atau di daker.
Gelang identitas itu memuat sejumlah informasi penting terkait jemaah. Ada enam kolom dalam gelang tersebut. Kolom pertama, berisi keterangan asal Embarkasi dan tahun keberangkatan.