LANGIT7.ID-, Jakarta- - Petugas gabungan TNI-Polri dan stakeholders terkait diterjunkan dalam Operasi Lilin 2024. Personel gabungan tersebut akan bertugas mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
"Operasi Lilin 2024 melibatkan 141.605 personel gabungan," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho.
Ratusan ribu personel gabungan itu akan tersebar di 61.452 lokasi yang menjadi objek pengamanan saat Nataru. Seperti gereja, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, objek wisata, maupun objek perayaan Tahun Baru.
"Dengan dukungan 141.605 personel gabungan, Polri akan memberikan pengamanan di berbagai titik keramaian yang menjadi pusat aktivitas masyarakat," katanya.
Dalam Operasi Lilin ini, Polri bersama stakeholders terkait juga mendirikan sebanyak 2.794 posko, yang terdiri dari 1.852 pos pengamanan (pospam), 735 pos pelayanan (pos yan), dan 207 pos terpadu.
Baca juga:
Nataru, Jasa Marga Beri Potongan Tarif 10% untuk Perjalanan Jakarta-Semarang dan SebaliknyaSelain fokus pada pengamanan arus lalu lintas di momen libur Nataru, Sandi mengatakan, ratusan ribu personel tersebut juga bertugas untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
"Kegiatan ini adalah upaya kami untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan menjalankan aktivitas, baik untuk ibadah, perjalanan mudik, maupun rekreasi. Operasi ini juga mencerminkan sinergi kuat antara Polri dan seluruh stakeholders terkait," tambah mantan Kapolrestabes Surabaya ini.
Terpisah, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyatakan TNI AL menyiapkan kapal-kapalnya untuk berlayar melewati beberapa rute termasuk ke pulau-pulau terluar selama periode libur Hari Natal dan Tahun Baru 2025.
Laksamana Ali menyebut fasilitas angkutan jalur laut itu gratis, artinya masyarakat yang ingin naik kapal-kapal TNI AL untuk sampai ke tujuannya tidak perlu mengeluarkan biaya untuk tiket kapal.
"Kami siapkan kapal dari Kolinlamil (Komando Lintas Laut Militer), ada beberapa kapal, kemudian kapal-kapal kecil juga untuk (berlayar menuju) daerah-daerah yang sulit dijangkau, terutama pulau-pulau terluar. Kami libatkan kapal-kapal yang bisa mengangkut (masyarakat), dan (mereka) ini akan diangkut secara gratis," kata Muhammad Ali menjawab pertanyaan wartawan.
Tidak hanya memberikan angkutan gratis, TNI AL juga membantu pengamanan di wilayah-wilayah perairan dan pelabuhan-pelabuhan.
"Jadi ada beberapa (prajurit) kami menjaga pelabuhan-pelabuhan dan kapal-kapal, menjaga lalu lintas pelayaran, terutama untuk hilir mudik selama liburan Natal dan Tahun Baru," tutur KSAL.
Dalam kesempatan terpisah, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Hariyanto pada Senin (16/12) menyebut TNI mengerahkan total 79.247 prajurit dari tiga matra untuk membantu Polri menjaga situasi tetap aman dan kondusif, terutama di daerah-daerah rawan dan kawasan strategis
(ori)