Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home sports detail berita

Laga Panas di SUGBK! Indonesia U-23 Hampir Jebol Gawang Thailand Berkali-Kali

nabil Jum'at, 25 Juli 2025 - 20:44 WIB
Laga Panas di SUGBK! Indonesia U-23 Hampir Jebol Gawang Thailand Berkali-Kali
LANGIT7.ID–Jakarta; Laga semifinal Piala AFF U-23 2025 antara Indonesia dan Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat malam (25/7), langsung menyuguhkan intensitas tinggi sejak peluit awal dibunyikan. Garuda Muda tak butuh waktu lama untuk memperlihatkan taringnya lewat permainan agresif dan pressing tinggi yang membuat lini belakang Thailand kalang kabut.

Baru memasuki menit ketiga, publik SUGBK dibuat terhenyak lewat lemparan jarak jauh khas Robi Darwis. Bola yang meluncur deras sempat menimbulkan kemelut di kotak penalti Thailand, namun berhasil dibuang bek lawan. Tekanan tak berhenti di situ.

Tujuh menit berselang, Indonesia nyaris membuka keunggulan lewat aksi brilian Dony Tri Pamungkas. Berawal dari kombinasi cepat dengan Rahmat Arjuna, Dony melepaskan tembakan kaki kiri keras dari sisi kiri kotak penalti. Sayangnya, bola hanya melintas tipis di sisi kanan gawang Thailand. Riuh penonton seketika pecah, nyaris menjadi gol pembuka.

Thailand coba merespons. Pada menit kesembilan, serangan balik mereka dari sisi kiri memaksa kiper Muhammad Ardiansyah bekerja keras. Umpan mendatar Sphon sempat merepotkan, tapi berhasil ditepis dengan gemilang. Dua menit kemudian, serangan balik Thailand kembali mengancam, namun crossing mereka mampu diantisipasi dengan baik oleh sang penjaga gawang.

Pertarungan lini tengah kian panas. Menit ke-13, Seksan Ratree mencoba peruntungan dari luar kotak penalti, tetapi tendangannya diblok. Indonesia mencoba mengembalikan tempo, namun pada menit ke-17, Dony dijegal keras oleh Sittha Bontha saat mencoba menusuk lewat sisi kiri—sebuah pertanda bahwa tekanan Garuda Muda mulai membuat Thailand frustrasi.

Ketegangan memuncak pada menit ke-18 saat Robi Darwis dan kapten Thailand, Seksan Ratree, mengalami benturan keras di udara. Kedua pemain sempat terkapar dan membutuhkan perawatan medis, namun akhirnya bisa melanjutkan laga.

Tensi terus meningkat. Dua kartu kuning dikantongi Thailand dalam rentang dua menit. Phanthamit Praphanth diganjar kartu pada menit ke-21 usai melanggar keras kiper Indonesia. Disusul Chaiyaphon Otton di menit ke-23 setelah menendang kaki R. Hannan saat tengah menggiring bola di sisi kanan.

Garuda Muda terus menekan dan kembali hampir mencetak gol di menit ke-29. Rahmat Arjuna mengirimkan umpan akurat ke arah Jens Raven yang lolos dari kawalan. Striker muda ini menyambut bola dengan sundulan keras ke arah gawang, tapi sayangnya bola hanya membentur tiang kanan! Stadion pun seolah menahan napas.

Laga berlangsung semakin panas. Robi Darwis menerima kartu kuning pada menit ke-35 setelah melakukan pelanggaran keras. Namun, ia nyaris membayar kesalahan itu di menit ke-38. Umpan lambung D. Dion berhasil diterima Kadek Arel dalam posisi sulit, tapi sang pemain tetap mencoba melepaskan tembakan meski bola melambung tinggi.

Dua peluang emas kembali hadir di menit ke-42. Kadek Arel menyundul bola dari tengah kotak penalti hasil umpan Robi, namun arah bola sedikit melebar ke kanan. Tak lama kemudian, Thailand membalas lewat tembakan jarak jauh Seksan Ratree, yang masih jauh melenceng.

Menit ke-43, Robi Darwis kembali jadi pusat perhatian. Kali ini ia melepaskan tendangan keras dari dalam kotak penalti setelah menerima bola dari M. Ardiansyah, namun bisa diamankan oleh kiper Thailand, Sorawat Phosaman.

Menjelang turun minum, wasit memberikan tambahan waktu tiga menit. Di masa injury time, Indonesia nyaris lagi-lagi mencetak gol. Sundulan Achmad Maulana dari umpan silang Robi hanya menyamping tipis ke sisi kiri. Sementara di detik terakhir, sepakan Frengky Missa dari sisi kiri kotak penalti diblok bek Thailand.

Skor 0-0 menutup babak pertama, namun dominasi Garuda Muda patut diacungi jempol. Jika bukan karena tiang gawang dan penyelesaian akhir yang kurang beruntung, Indonesia sejatinya sudah bisa unggul dari Thailand. Babak kedua diprediksi akan berlangsung lebih sengit, dengan harapan gol pembuka segera lahir dari kaki atau kepala anak-anak asuhan Gerald Vanenburg.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)