Pasti mereka itu (menjadi) orang yang paling rugi di akhirat.
Juz ke - 12
Tafsir
Orang-orang tersebut, pasti mereka itu menjadi orang yang paling rugi, sengsara, dan tersiksa di akhirat, karena mereka menduga apa yang telah mereka lakukan dapat mengantar pada kebahagiaan, padahal ternyata sebaliknya. (Lihat: Surah al-Kahf /18: 103-104).
Orang-orang yang disebutkan ciri-cirinya dalam ayat sebelumnya, menjadi orang-orang yang paling rugi di akhirat, karena telah menukar kenikmatan surga dengan api neraka yang sangat panas, menukar minuman yang lezat dengan minuman yang membakar, dan meninggalkan hidup senang dan bahagia dengan hidup menderita dalam neraka, yang penuh dengan azab yang tidak ada putus-putusnya.
sumber: kemenag.go.id
Keterangan mengenai QS. Hud
Surat Huud termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, terdiri dari 123 ayat diturunkan sesudah surat Yunus. Surat ini dinamai surat Huud karena ada hubungan dengan terdapatnya kisah Nabi Huud a.s. dan kaumnya dalam surat ini terdapat juga kisah-kisah Nabi yang lain, seperti kisah Nuh a.s., Shaleh a.s., Ibrahim a.s., Luth a.s., Syu'aib a.s. dan Musa a.s.
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”