Sungguh, keduanya termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.
Juz ke - 23
Tafsir
Karena keteguhan dan kesabaran mereka, sungguh keduanya termasuk hamba-hamba Kami yang beriman dengan tulus.
Dua ayat ini menjelaskan bahwa kenikmatan yang besar tersebut di atas seperti kemenangan atas musuh-musuh, petunjuk-petunjuk Tuhan, kemuliaan-kemuliaan, dan sebagainya adalah berkat amal kebajikan yang mereka lakukan, dan pengorbanan serta penderitaan mereka dalam memperjuangkan penegakan agama tauhid. Jadi begitulah Allah memberikan pembalasan pahala dunia-akhirat atas orang-orang yang berbuat kebaikan untuk kemaslahatan sesama umat manusia.
Yang mendorong keduanya mengerjakan amal-amal kebajikan dan bersedia mengalami penderitaan adalah iman yang bersemi dalam dada mereka. Dari landasan iman yang kuat lahirlah perbuatan-perbuatan yang mulia, itulah sebabnya Allah menegaskan bahwa keduanya adalah hamba-hamba Allah yang beriman.
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”