Ternyata Sekolah Alam Terinspirasi dari Surat Al-Baqarah Ayat 30
Muhajirin
Jum'at, 23 Juli 2021 - 16:00 WIB
ilustrasi sekolah alam (foto: lifepal)
Sekolah Alam pertama di Indonesia diperkenalkan seorang aktivis lingkungan sekaligus sociopreneur, Lendo Novo pada 1998. Sekolah Alam yang digagas Lendo pertama kali berjalan dengan delapan murid di Jalan Damai, Ciganjur, Jakarta Selatan. Namun ternyata, tidak banyak tahu bahwa konsep Sekolah Alam ini terinspirasi dari Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 30 tentang tujuan penciptaan manusia di muka bumi.
Sekolah alam jadi perpaduan lengkap antara aktivitas visual, kinestetik dan auditori anak sehingga kreativitas siswa akan terasah dengan sangat baik. Anak pun bisa mengenal hewan, tumbuhan, lingkungan, dan langsung menerapkan ilmu yang diperolehnya saat itu juga, seperti kepemimpinan dan bisnis.
“Konsep sekolah alam ini dirancang pada saat abang berada di dalam penjara. Waktu pemikiran dasarnya, bagaimana mengubah nasib bangsa Indonesia. Untuk mengubah nasib sebuah bangsa, satu satunya cara adalah memperbaiki konsep pendidikannya. Abang memilih belajar langsung dari Allah SWT. Saya meyakini bahwa konsep pendidikan terbaik adalah pada saat Rasulullah mengajari para sahabat, sehingga melahirkan generasi terbaik sepanjang masa,” kata Lendo, dikutip dari akun Youtube Sekolah Alam, Jumat (23/7/2021).
Lendo menyusun konsep Sekolah Alam mengacu pada Al-Qur’an dan Hadits. Saat mengkaji Al-Qur’an, dia menemukan ayat tentang tujuan penciptaan manusia di muka bumi, yakni surat Al-Baqarah ayat 30. Manusia diciptakan sebagai khalifah di muka bumi. Dia menyebut itu menjadi visi Sekolah Alam, melahirkan khalifah Allah di bumi.
“Untuk melahirkan itu, tahapan apa saja yang harus dilakukan? Kurikulum apa yang bisa melahirkan tujuan itu? Dari sini saya mencoba membedah kurikulum yang paling pas untuk melahirkan. Seseorang itu bisa menjadi khalifah kalau tahu cara tunduk kepada Allah dan tahu cara mengelola alam semesta yang sama sama tunduk kepada Allah,” ucap Lendo.
Dari dasar pemikiran itu, Lendo merancang sebuah kurikulum. Dia kemudian mengonsep empat pilar untuk melahirkan khalifah Allah di muka bumi. Pilar tersebut yaitu:
1. Pilar Akhlak
Sekolah alam jadi perpaduan lengkap antara aktivitas visual, kinestetik dan auditori anak sehingga kreativitas siswa akan terasah dengan sangat baik. Anak pun bisa mengenal hewan, tumbuhan, lingkungan, dan langsung menerapkan ilmu yang diperolehnya saat itu juga, seperti kepemimpinan dan bisnis.
“Konsep sekolah alam ini dirancang pada saat abang berada di dalam penjara. Waktu pemikiran dasarnya, bagaimana mengubah nasib bangsa Indonesia. Untuk mengubah nasib sebuah bangsa, satu satunya cara adalah memperbaiki konsep pendidikannya. Abang memilih belajar langsung dari Allah SWT. Saya meyakini bahwa konsep pendidikan terbaik adalah pada saat Rasulullah mengajari para sahabat, sehingga melahirkan generasi terbaik sepanjang masa,” kata Lendo, dikutip dari akun Youtube Sekolah Alam, Jumat (23/7/2021).
Lendo menyusun konsep Sekolah Alam mengacu pada Al-Qur’an dan Hadits. Saat mengkaji Al-Qur’an, dia menemukan ayat tentang tujuan penciptaan manusia di muka bumi, yakni surat Al-Baqarah ayat 30. Manusia diciptakan sebagai khalifah di muka bumi. Dia menyebut itu menjadi visi Sekolah Alam, melahirkan khalifah Allah di bumi.
“Untuk melahirkan itu, tahapan apa saja yang harus dilakukan? Kurikulum apa yang bisa melahirkan tujuan itu? Dari sini saya mencoba membedah kurikulum yang paling pas untuk melahirkan. Seseorang itu bisa menjadi khalifah kalau tahu cara tunduk kepada Allah dan tahu cara mengelola alam semesta yang sama sama tunduk kepada Allah,” ucap Lendo.
Dari dasar pemikiran itu, Lendo merancang sebuah kurikulum. Dia kemudian mengonsep empat pilar untuk melahirkan khalifah Allah di muka bumi. Pilar tersebut yaitu:
1. Pilar Akhlak