Vaksinasi Covid-19 Lewat Hidung, Yes or No?
Fifiyanti Abdurahman
Senin, 24 Januari 2022 - 17:33 WIB
Ilustrasi vaksin nasal untuk Covid-19. Foto: LANGIT7/iStock
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan lebih dari 16 miliar suntikan diberikan setiap tahun di seluruh dunia. Jumlah itu akan bertambah tahun ini mengingat kampanye vaksinasi global melawan COVID dapat membutuhkan tambahan 5,6 miliar.
Para ilmuwan di Meksiko saat ini sedang membuat vaksin yang bisa diberikan lewat hidung yang disebut Patria - yang berarti "tanah air" dalam bahasa Spanyol. Para ilmuwan tersebut berharap vaksin jenis ini bisa segera memulai uji klinis.
Baca juga: Sembuh dari Covid-19, Begini Cara Sterilisasi Kamar Usai Isoman
Dilansir dari DW, Senin (24/1/2022), Peter Palese, ketua Departemen Mikrobiologi di Sekolah Kedokteran Ichan di Rumah Sakit Mount Sinai di Amerika Serikat, mengembangkan bahan utama yang digunakan dalam vaksin nasal bersama tim penelitinya.
Palese mengatakan salah satu keuntungan utama dari pemberian vaksin melalui hidung adalah kemampuannya untuk disimpan di lemari es normal pada 2-4 derajat Celcius, daripada suhu sangat rendah yang diperlukan untuk Pfizer dan Moderna.
"Jauh, jauh lebih murah untuk memproduksi vaksin ini dibandingkan dengan vaksin mRNA oleh Pfizer dan Moderna," kata Palese.
Uji coba fase satu dan dua saat ini difasilitasi secara paralel karena urgensi pandemi. Orang-orang dari lima negara terlibat dalam uji coba dan data awal diharapkan pada Juli.
Para ilmuwan di Meksiko saat ini sedang membuat vaksin yang bisa diberikan lewat hidung yang disebut Patria - yang berarti "tanah air" dalam bahasa Spanyol. Para ilmuwan tersebut berharap vaksin jenis ini bisa segera memulai uji klinis.
Baca juga: Sembuh dari Covid-19, Begini Cara Sterilisasi Kamar Usai Isoman
Dilansir dari DW, Senin (24/1/2022), Peter Palese, ketua Departemen Mikrobiologi di Sekolah Kedokteran Ichan di Rumah Sakit Mount Sinai di Amerika Serikat, mengembangkan bahan utama yang digunakan dalam vaksin nasal bersama tim penelitinya.
Palese mengatakan salah satu keuntungan utama dari pemberian vaksin melalui hidung adalah kemampuannya untuk disimpan di lemari es normal pada 2-4 derajat Celcius, daripada suhu sangat rendah yang diperlukan untuk Pfizer dan Moderna.
"Jauh, jauh lebih murah untuk memproduksi vaksin ini dibandingkan dengan vaksin mRNA oleh Pfizer dan Moderna," kata Palese.
Uji coba fase satu dan dua saat ini difasilitasi secara paralel karena urgensi pandemi. Orang-orang dari lima negara terlibat dalam uji coba dan data awal diharapkan pada Juli.