Jadi Anggota Dewan Penasihat, Ini Pesan Emil untuk ICMI
Fajar adhitya
Ahad, 30 Januari 2022 - 08:00 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil di acara ICMI. Foto: Humas Pemprov Jabar.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) didapuk sebagai salah satu anggota Dewan Penasihat Ikatan Cendikiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) periode 2021-2026. Atas amanah ini, Emil siap untuk berkontribusi untuk kepengurusan ICMI yang baru. Misalnya dengan memberikan nasihat-nasihat yang membangun untuk kemajuan organisasi ICMI.
"Saya masuk sebagai anggota dewan penasihat di kepengurusan baru sehingga insya Allah memberikan kontribusi keilmuan, kepemimpinan ICMI ada keidonesiaan, keislaman, kecendikiawanan, tentulah itulah yang dibutuhkan," kata Emil dalam keterangannya, dikutip Ahad (30/1/2022).
Sebab menurut Emil, ICMI memegang peranan penting bagi pembangunan dan ekonomi Indonesia. Pemerintah selalu membutuhkan masukan-masukan dari ICMI untuk mengambil keputusan.
Baca Juga:Prof Nasaruddin Ajak Penyandang Disabilitas Terus Berkarya
"Kumpulan orang pintar, yang dibutuhkan nasihatnya. Jadi rajin-rajinlah ICMI menasihati kepada pemerintah sebagai pengambil keputusan dan kepada rakyat yang akan mengikuti kekompakan pembangunan," kata dia.
Apalagi kata Emil, tantangan di masa depan tidaklah mudah. Adanya dua disrupsi, yakni digital dan Covid-19 ini dituntut untuk berpikir cepat lewat berbagai inovasi.
"Tadi Pak Presiden menyampaikan di masa depan ada ekonomi, disrupsi. Mudah-mudahan lebih dekat dengan rakyat, lebih memberikan solusi di zaman yang serba banyak kejutan dan perubahan. Di situ saya hadir sebagai dewan penasihat," kata Emil.
"Saya masuk sebagai anggota dewan penasihat di kepengurusan baru sehingga insya Allah memberikan kontribusi keilmuan, kepemimpinan ICMI ada keidonesiaan, keislaman, kecendikiawanan, tentulah itulah yang dibutuhkan," kata Emil dalam keterangannya, dikutip Ahad (30/1/2022).
Sebab menurut Emil, ICMI memegang peranan penting bagi pembangunan dan ekonomi Indonesia. Pemerintah selalu membutuhkan masukan-masukan dari ICMI untuk mengambil keputusan.
Baca Juga:Prof Nasaruddin Ajak Penyandang Disabilitas Terus Berkarya
"Kumpulan orang pintar, yang dibutuhkan nasihatnya. Jadi rajin-rajinlah ICMI menasihati kepada pemerintah sebagai pengambil keputusan dan kepada rakyat yang akan mengikuti kekompakan pembangunan," kata dia.
Apalagi kata Emil, tantangan di masa depan tidaklah mudah. Adanya dua disrupsi, yakni digital dan Covid-19 ini dituntut untuk berpikir cepat lewat berbagai inovasi.
"Tadi Pak Presiden menyampaikan di masa depan ada ekonomi, disrupsi. Mudah-mudahan lebih dekat dengan rakyat, lebih memberikan solusi di zaman yang serba banyak kejutan dan perubahan. Di situ saya hadir sebagai dewan penasihat," kata Emil.