home global news

Isu Radikalisme Seringkali Digunakan Bangun Citra Buruk Umat Islam

Ahad, 30 Januari 2022 - 10:10 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7/iStock.
Cendekiawan Muslim, Imam Shamsi Ali mengatakan, pembicaraan tentang radikalisme seringkali ditujukan untuk membangun persepsi buruk tentang agama dan umat Islam. Seringkali mereka yang melemparkan isu radikalisme itu juga sadar bahwa realita radikalisme itu kalaupun ada bukanlah ancaman seperti yang disuarakan.

Pandangan Imam Islamic Center of New York itu berdasar sebuah pengalaman yang pernah terjadi di Amerika Serikat. Pada 2008 silam seorang anggota Kongres Amerika bernama Peter King (Republikan) dari pemilihan Long Island NY menginisiasi dengar pendapat di Kongres dengan tema: “Radicalization of the American Muslim Community”. Saat itu dia menjabat sebagai Ketua Komite Keamanan Dalam Negeri atau Homeland Security.

Rencana itu, katanya, cukup menghebohkan Amerika. Sebuah inisiatif yang sangat kontroversial dan disikapi secara terbelah oleh masyarakat Amerika.

Baca Juga:DPR Kritik BNPT Ekspos Pesantren Disusupi Terorisme

Bahkan Presiden Barack Obama sendiri sesungguhnya tidak setuju dengan dengar pendapat dengan tema seperti itu. Tapi karena Kongres saat itu didominasi oleh Republikan, maka merekalah yang menentukan pembahasan isu-isu di Kongres. Umat Islam tersinggung dan menolak keras rencana dengar pendapat itu.

"Kami sendiri bersama tokoh-tokoh agama di kota New York mengadakan demonstrasi besar yang dikenal dengan “Today I am a Muslim too”," kata Shamsi Ali dikutip Ahad (30/1/2022).

Pada rally itu semua unsur agama berkumpul memberikan dukungannya kepada Komunitas Muslim. Tema “today I am a Muslim too” bermakna jika anda menuduh orang Islam radikal maka semua merasa tertuduh.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
radikalisme shamsi ali
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya