Ar-Rahiqul Makhtum, Rekomendasi Sirah Nabawiyah Terbaik untuk Pemula
Muhajirin
Senin, 31 Januari 2022 - 12:56 WIB
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Pakar Sirah Nabawiyah, Ustadz Asep Sobari, menjadikan kitab Ar-Rahiqul Makhtum sebagai rujukan untuk pemula yang ingin memahami Sirah Nabawiyah secara umum.
Buku tersebut merupakan kitab Sirah Nabawiyah yang ditulis dalam bahasa Arab dan Urdu oleh Safiur Rahman Mubarakfuri, Ulama asal India. Versi bahasa Arab kitab ini meraih anugerah juara pertama Liga Muslim Dunia dalam Islamic Conference on Seerah, menyusul kompetisi terbuka untuk buku Sirah Nabawiyah pada 1979 M.
Buku ini sangat menarik karena paparan sirah dibuat ringkas dan lengkap, dari pra kelahiran Nabi Muhammad SAW sampai wafat. Bisa dikatakan, semua materi pokok tentang Sirah Nabawiyah sudah ada dalam buku itu.
"Jadi, tidak perlu membuka buku berjilid-jilid untuk mengetahui secara garis besar pra kelahiran Nabi Muhammad SAW sampai beliau wafat," kata Asep melalui kanal Sirah Community Indonesia, dikutip Senin (31/1/2022).
Buku ini memuat 400-500 halaman, tergantung desain penerbit masing-masing. Sebab, buku ini diterbitkan oleh puluhan penerbit, baik di Indonesia maupun di luar negeri.
Latar Belakang Lahirnya Ar-Rahiqul Makhtum
Memasuki abad ke-15 H pada 1400 H, ada semacam euforia kaum muslim terkait kebangkitan Islam. Masa-masa itu merupakan akhir dari sejarah kolonialisme Barat.
Buku tersebut merupakan kitab Sirah Nabawiyah yang ditulis dalam bahasa Arab dan Urdu oleh Safiur Rahman Mubarakfuri, Ulama asal India. Versi bahasa Arab kitab ini meraih anugerah juara pertama Liga Muslim Dunia dalam Islamic Conference on Seerah, menyusul kompetisi terbuka untuk buku Sirah Nabawiyah pada 1979 M.
Buku ini sangat menarik karena paparan sirah dibuat ringkas dan lengkap, dari pra kelahiran Nabi Muhammad SAW sampai wafat. Bisa dikatakan, semua materi pokok tentang Sirah Nabawiyah sudah ada dalam buku itu.
"Jadi, tidak perlu membuka buku berjilid-jilid untuk mengetahui secara garis besar pra kelahiran Nabi Muhammad SAW sampai beliau wafat," kata Asep melalui kanal Sirah Community Indonesia, dikutip Senin (31/1/2022).
Buku ini memuat 400-500 halaman, tergantung desain penerbit masing-masing. Sebab, buku ini diterbitkan oleh puluhan penerbit, baik di Indonesia maupun di luar negeri.
Latar Belakang Lahirnya Ar-Rahiqul Makhtum
Memasuki abad ke-15 H pada 1400 H, ada semacam euforia kaum muslim terkait kebangkitan Islam. Masa-masa itu merupakan akhir dari sejarah kolonialisme Barat.