home edukasi & pesantren

Buya Yahya: Jangan Berani Mencaci dan Memukul Istrimu!

Kamis, 03 Februari 2022 - 15:00 WIB
Buya Yahya (foto: Al-Bahjah)
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah, Buya Yahya, mengingatkan para suami agar bersikap lemah-lembut kepada istri. Jika pun sedang marah, suami harus menasehati istri dengan penuh kasih sayang.

Ibarat seorang laki-laki mencaci-maki seorang wanita di pasar, sakit hati wanita itu bisa saja hilang ketika sudah berpisah. Namun, istri setiap hari bertemu suaminya. Kata cacian akan selalu menusuk hatinya tiap kali melihat suaminya.

"Kalau Anda, seorang suami, mencaci dan memukul istri, (dia) setiap hari melihat wajah Anda. Alangkah zalimnya Anda. Laki-laki model apa seperti itu? Kenapa begitu mudah mengeluarkan kata-kata kotor untuk istri? Bahkan kita sering dengar ada suami yang memukul istri," kata Buya Yahya melalui akun Youtube-nya, dikutip Kamis (3/2/2022).

Laki-laki hebat tidak akan pernah memukul istrinya. Derajat seorang laki-laki akan hina jika ringan tangan kepada istri. Rasulullah mengisyaratkan kebodohan orang yang sangat bodoh, yang siang hari memukuli istrinya tetapi di malam hari menggauli.

"Biarpun punya ilmu, (disebut) ustadz segala macam kalau memukul istri, itu orang bodoh. Istri bukan untuk dipukuli," ucap Buya Yahya.

Ada adab tertentu yang harus dipenuhi suami jika istri bersalah. Itu termaktub dalam Surah An-Nisa ayat 34. Allah Ta'ala berfirman:

"Perempuan-perempuan yang kamu khawatirkan nusyuz-nya, maka nasihatilah mereka dna tinggalkan mereka di tempat-tempat pembaringan serta pukullah mereka. Lalu, jika mereka telah menaati kamu, janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkan mereka. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar."
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
suami istri keluarga islam peran keluarga ibu dan anak
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya