Jokowi: Kesiapan Kita Jauh Lebih Baik Hadapi Lonjakan Kasus
Jaja Suhana
Jum'at, 04 Februari 2022 - 19:39 WIB
Presiden Joko Widodo (Dok Biro Setpres).
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengatakan lonjakan kasus Covid-19 yang saat ini terjadi, sudah diperkirakan sebelumnya. Oleh karena itu kesiapan pemerintah jauh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya, mulai dari fasilitas rumah sakit, obat-obatan, oksigen, hingga tenaga kesehatan.
"Saya meminta Bapak, Ibu dan saudara-saudara tetap tenang," ujar Jokowi dikutip dari akun twitter pribadinya, Jumat (4/2/2022).
Jokowi mengatakan tingkat penularan varian Omicron memang cukup tinggi, namun tingkat fatalitasnya lebih rendah dibandingkan dengan varian Delta. Ia menjelaskan, lonjakan kasus terjadi cukup tinggi di beberapa negara, termasuk di Indonesia. Namun, tingkat keterisisan rumah sakit masih terkendali.
Baca Juga:Seri Bandung Ditunda, West Bandits Dukung Penuh Mitigasi Covid-19
"Varian Omicron dapat disembuhkan tanpa harus ke rumah sakit. Pasien yang terpapar varian ini cukup melakukan isolasi mandiri di rumah, minum obat dan multivitamin, dan segera tes kembali setelah lima hari," katanya.
Jokowi memerintahkan kepada koordinator PPKM Jawa Bali dan koordinator PPKM luar Jawa Bali untuk segera mengevaluasi level PPKM. Ia mengimbau kepada seluruh jajaran pemerintah daerah dibantu TNI-Polri agar protokol kesehatan dipatuhi oleh masyarakat dan vaksinasi terus dijalankan.
"Tetaplah disiplin menjaga potokol kesehatan, kurangi aktifitas yang tidak perlu. Bagi yang belum divaksin agar segera divaksin dagi yang sudah divaksin lengkap dan sudah waktunya dibooster agar segera divaksin booster," ungkapnya.
"Saya meminta Bapak, Ibu dan saudara-saudara tetap tenang," ujar Jokowi dikutip dari akun twitter pribadinya, Jumat (4/2/2022).
Jokowi mengatakan tingkat penularan varian Omicron memang cukup tinggi, namun tingkat fatalitasnya lebih rendah dibandingkan dengan varian Delta. Ia menjelaskan, lonjakan kasus terjadi cukup tinggi di beberapa negara, termasuk di Indonesia. Namun, tingkat keterisisan rumah sakit masih terkendali.
Baca Juga:Seri Bandung Ditunda, West Bandits Dukung Penuh Mitigasi Covid-19
"Varian Omicron dapat disembuhkan tanpa harus ke rumah sakit. Pasien yang terpapar varian ini cukup melakukan isolasi mandiri di rumah, minum obat dan multivitamin, dan segera tes kembali setelah lima hari," katanya.
Jokowi memerintahkan kepada koordinator PPKM Jawa Bali dan koordinator PPKM luar Jawa Bali untuk segera mengevaluasi level PPKM. Ia mengimbau kepada seluruh jajaran pemerintah daerah dibantu TNI-Polri agar protokol kesehatan dipatuhi oleh masyarakat dan vaksinasi terus dijalankan.
"Tetaplah disiplin menjaga potokol kesehatan, kurangi aktifitas yang tidak perlu. Bagi yang belum divaksin agar segera divaksin dagi yang sudah divaksin lengkap dan sudah waktunya dibooster agar segera divaksin booster," ungkapnya.