dr Agus: Puasa dan Shalat Subuh ke Masjid Dapat Cegah Kanker
Jaja Suhana
Ahad, 06 Februari 2022 - 12:00 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7/iStock.
Setiap tanggal empat Februari, diperingati sebagai Hari Kanker Sedunia. Banyak orang yang saat ini sedang berjuang melawan kanker dan berharap segera sembuh dari penyakit tersebut.
Dokter sekaligus penulis buku, "Kitab Pedoman Pengobatan Nabi", dr Agus Rahmadi mengatakan puasa dapat membantu mencegah kanker dalam tubuh. Amalan ini dapat membantu tubuh melawan sel kanker agar tidak bisa berkembang dan mati.
"Sel kanker adalah sel yang sangat rakus, reseptor penangkap makanannya banyak. Maka dari itu, tips pencegahan kanker adalah puasa. Karena ada penelitian, sel kanker pada tikus yang dipuasakan akhirnya mati karena tidak dapat berkembang," kata Agus Rahmadi, dikutip dari Youtube MRBJ TV, Ahad (6/2/2022).
Baca Juga:KH Ma’ruf Khozin Beberkan Pandangan 4 Mazhab soal Puasa Rajab
Agus Rahmadi menjelaskan beberapa perbedaan antara sel kanker dengan sel normal, yakni inti sel kanker ukurannya lebih besar dari pada sel normal dan terkadang bentuknya tidak teratur. Sel kanker mudah membelah diri walaupun belum matang dan sel kanker juga dapat memanupulasi diri dengan menggunakan topeng sehingga tidak dianggap musuh oleh imun tubuh.
"Perbedaan lainnya antara sel kanker dengan sel normal, kalau sel kanker itu tidak suka oksigen, sedangkan sel normal suka oksigen. Maka langkah konkritnya perbanyak menghirup oksigen yang sehat," kata Agus.
"Maka shalat subuh ke masjid bagus untuk memperbanyak asupan oksigen, dan saran saya perginya dengan berjalan kaki," lanjutnya.
Dokter sekaligus penulis buku, "Kitab Pedoman Pengobatan Nabi", dr Agus Rahmadi mengatakan puasa dapat membantu mencegah kanker dalam tubuh. Amalan ini dapat membantu tubuh melawan sel kanker agar tidak bisa berkembang dan mati.
"Sel kanker adalah sel yang sangat rakus, reseptor penangkap makanannya banyak. Maka dari itu, tips pencegahan kanker adalah puasa. Karena ada penelitian, sel kanker pada tikus yang dipuasakan akhirnya mati karena tidak dapat berkembang," kata Agus Rahmadi, dikutip dari Youtube MRBJ TV, Ahad (6/2/2022).
Baca Juga:KH Ma’ruf Khozin Beberkan Pandangan 4 Mazhab soal Puasa Rajab
Agus Rahmadi menjelaskan beberapa perbedaan antara sel kanker dengan sel normal, yakni inti sel kanker ukurannya lebih besar dari pada sel normal dan terkadang bentuknya tidak teratur. Sel kanker mudah membelah diri walaupun belum matang dan sel kanker juga dapat memanupulasi diri dengan menggunakan topeng sehingga tidak dianggap musuh oleh imun tubuh.
"Perbedaan lainnya antara sel kanker dengan sel normal, kalau sel kanker itu tidak suka oksigen, sedangkan sel normal suka oksigen. Maka langkah konkritnya perbanyak menghirup oksigen yang sehat," kata Agus.
"Maka shalat subuh ke masjid bagus untuk memperbanyak asupan oksigen, dan saran saya perginya dengan berjalan kaki," lanjutnya.