Unik! Masjid Bambu Kiram Abdul Qodir Hasan Mirip Kapal Pinisi
Fajar adhitya
Rabu, 09 Februari 2022 - 07:05 WIB
Masjid Bambu. Foto: Istimewa.
Masjid Bambu Kiram Abdul Qodir Hasan merupakan ikon wisata religi teranyar di Kalimantan Selatan dan masjid pertama yang terbuat dari bambu. Dari kejauhan, Masjid Bambu Kiram nampak seperti Kapal Pinisi yang sedang berlayar di laut lepas.
Masjid Bambu yang berlokasi di Desa Kiram, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar dikenal juga sebagai Masjid Bambu Guru Tuha. Namanya dinisbatkan kepada Guru Tuha, seorang ulama pejuang dan pendidik yang sangat berwibawa dan dihormati masyarakat Banua.
Masjid yang berlokasi di kawasan desa wisata Kiram Park ini dikerjakan selama enam bulan. Dengan masa kontrak, 180 hari kalender, yaitu dari Juli hingga Desember 2020.
Baca Juga:Bolehkah Shalat Sambil Membaca Al-Quran? Ini Pandangan Ulama
Sesuai namanya, masjid ini menonjolkan bambu pada sisi eksteriornya. Namun pada struktur bangunan dibuat dari pipa besi, sehingga masjid bambu berdiri kokoh dan mampu menampung banyak jamaah.
Struktur bangunan ditopang dengan sistem rangka yang terbuat dari pipa baja. Bambunya didatangkan dari Yogyakarta.
Tak hanya itu, masjid bambu ini dibangun dua lantai. Lantai atas adalah ruang utama dengan luas 15 x 15 meter, bisa menampung 250 orang.
Masjid Bambu yang berlokasi di Desa Kiram, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar dikenal juga sebagai Masjid Bambu Guru Tuha. Namanya dinisbatkan kepada Guru Tuha, seorang ulama pejuang dan pendidik yang sangat berwibawa dan dihormati masyarakat Banua.
Masjid yang berlokasi di kawasan desa wisata Kiram Park ini dikerjakan selama enam bulan. Dengan masa kontrak, 180 hari kalender, yaitu dari Juli hingga Desember 2020.
Baca Juga:Bolehkah Shalat Sambil Membaca Al-Quran? Ini Pandangan Ulama
Sesuai namanya, masjid ini menonjolkan bambu pada sisi eksteriornya. Namun pada struktur bangunan dibuat dari pipa besi, sehingga masjid bambu berdiri kokoh dan mampu menampung banyak jamaah.
Struktur bangunan ditopang dengan sistem rangka yang terbuat dari pipa baja. Bambunya didatangkan dari Yogyakarta.
Tak hanya itu, masjid bambu ini dibangun dua lantai. Lantai atas adalah ruang utama dengan luas 15 x 15 meter, bisa menampung 250 orang.