YKPI Dorong Masyarakat Rutin Deteksi Dini Kanker Payudara
Fifiyanti Abdurahman
Kamis, 10 Februari 2022 - 15:08 WIB
Pita pink sebagai simbol kepedulian terhadap kanker payudara. Foto: LANGIT7/iStock
Merujuk data Global Burden Cancer (GLOBOCAN) tahun 2020, menempatkan kasus kanker meningkat menjadi 19,2 juta kasus dengan tingkat kematian sebesar 9,9 juta. Sementara, kasus kanker payudara di seluruh dunia menempati urutan pertama dengan jumlah kasus baru 2,3 juta dan 680 ribu laporan kematian.
Di Indonesia sendiri, kasus baru pada kanker payudara mendekati 66 ribu dengan tingkat kematian lebih dari 22 ribu jiwa. Tingginya angka kematian dari kasus kanker payudara disebabkan, 70 persen penderita yang mengetahui sudah dalam kondisi stadium lanjut.
Baca juga: Riana Trish: Saya Menyebut Kanker sebagai Sebuah Keajaiban
"Saat ini 65-70 persen pasien kanker payudara datang ketika sudah memasuki stadium tiga hingga empat," sebut Ketua PP Peraboi, dr. Walta Gautama dalam acara "Talkshow Kanker Payudara dan Kanker Tiroid: Kiprah YKPI dan Pita Tosca" di Manado, Sulawesi Utara, Rabu (9/2/2022), kemarin.
Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) memiliki metode SADARI atau Periksa Payudara Sendiri untuk mendeteksi dini kanker payudara atau stadium awal. Ketua Umum YKPI, Linda Gumelar mengatakan pihaknya terus mendorong agar masyarakat melakukan deteksi dini secara mandiri.
"Jika segera ditangani, kesempatan untuk bertahan hidup akan lebih besar. Bahkan, jika terdeteksi pada stadium awal, angka harapan hidupnya bisa mencapai 95 persen," jelas Linda.
Artinya, secara tidak langsung akan meningkatkan kualitas hidup pasien dan menekan angka kematian akibat kanker payudara di Indonesia.
Di Indonesia sendiri, kasus baru pada kanker payudara mendekati 66 ribu dengan tingkat kematian lebih dari 22 ribu jiwa. Tingginya angka kematian dari kasus kanker payudara disebabkan, 70 persen penderita yang mengetahui sudah dalam kondisi stadium lanjut.
Baca juga: Riana Trish: Saya Menyebut Kanker sebagai Sebuah Keajaiban
"Saat ini 65-70 persen pasien kanker payudara datang ketika sudah memasuki stadium tiga hingga empat," sebut Ketua PP Peraboi, dr. Walta Gautama dalam acara "Talkshow Kanker Payudara dan Kanker Tiroid: Kiprah YKPI dan Pita Tosca" di Manado, Sulawesi Utara, Rabu (9/2/2022), kemarin.
Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) memiliki metode SADARI atau Periksa Payudara Sendiri untuk mendeteksi dini kanker payudara atau stadium awal. Ketua Umum YKPI, Linda Gumelar mengatakan pihaknya terus mendorong agar masyarakat melakukan deteksi dini secara mandiri.
"Jika segera ditangani, kesempatan untuk bertahan hidup akan lebih besar. Bahkan, jika terdeteksi pada stadium awal, angka harapan hidupnya bisa mencapai 95 persen," jelas Linda.
Artinya, secara tidak langsung akan meningkatkan kualitas hidup pasien dan menekan angka kematian akibat kanker payudara di Indonesia.