Mengenal SMK Raden Umar Said Kudus
Rintis Program Keahlian Animasi dengan Mentor dari Jepang dan Disney
Arif purniawan
Senin, 14 Februari 2022 - 06:06 WIB
Laboratorium Animasi SMK Raden Umar Said Kudus. (foto : Arif Purniawan)
Nama SMK Raden Umar Said (RUS) Kudus yang beralamat di Jalan Sukun Raya no 9, Besito, Gebog, Kabupaten Kudus, menyita perhatian publik dalam beberapa tahun terakhir. Pasalnya sekolah tersebut mampu memproduksi film animasi yang berkualitas, yang dikerjakan oleh para siswa.
SMK Raden Umar Said sendiri merupakan sekolah Islam swasta yang sejak 2005 membuka Program Keahlian grafika (percetakan), yakni persiapan grafika dan produksi grafika. Baru pada tahun 2012, menambah Program Keahlian desain komunikasi visual.
Berada di Kota Kretek, SMK RUS sendiri dulu menerima siswa yang tidak diterima oleh SMK Negeri dan SMA Favorit di Kudus. Akan tetapi, citra ini kini telah berubah ketika Djarum Foundation, dengan masuknya program Bakti Pendidikan ke sekolah tersebut pada tahun 2014.
Pihak Djarum Foundation menawarkan bantuan untuk membuka Program Keahlian yang berkelanjutan, tapi dengan syarat dan target yang harus dicapai. Jika sekolah siap, Djarum Foundation siap memberikan bantuan. Saat itu di Kudus ada 16 SMK yang mendapatkan bantuan.
“Kita ditantang buka Program Keahlian baru yang di masa depan bakal dibutuhkan. Kita ditawarkan dua Program Keahlian yang di Kudus belum ada, yakni animasi dan rekayasa perangkat lunak (RPL),” ujar Kepala Program Keahlian Animasi SMK RUS Rico Andriansyah M.Pd, baru-baru ini kepada LANGIT7.ID.
Baca Juga: Lulusan SMK Rintis Clothing Line di Tengah Pandemi Covid-19
SMK Raden Umar Said sendiri merupakan sekolah Islam swasta yang sejak 2005 membuka Program Keahlian grafika (percetakan), yakni persiapan grafika dan produksi grafika. Baru pada tahun 2012, menambah Program Keahlian desain komunikasi visual.
Berada di Kota Kretek, SMK RUS sendiri dulu menerima siswa yang tidak diterima oleh SMK Negeri dan SMA Favorit di Kudus. Akan tetapi, citra ini kini telah berubah ketika Djarum Foundation, dengan masuknya program Bakti Pendidikan ke sekolah tersebut pada tahun 2014.
Pihak Djarum Foundation menawarkan bantuan untuk membuka Program Keahlian yang berkelanjutan, tapi dengan syarat dan target yang harus dicapai. Jika sekolah siap, Djarum Foundation siap memberikan bantuan. Saat itu di Kudus ada 16 SMK yang mendapatkan bantuan.
“Kita ditantang buka Program Keahlian baru yang di masa depan bakal dibutuhkan. Kita ditawarkan dua Program Keahlian yang di Kudus belum ada, yakni animasi dan rekayasa perangkat lunak (RPL),” ujar Kepala Program Keahlian Animasi SMK RUS Rico Andriansyah M.Pd, baru-baru ini kepada LANGIT7.ID.
Baca Juga: Lulusan SMK Rintis Clothing Line di Tengah Pandemi Covid-19