4 Cara Kelola Keuangan sesuai Syairah, Berkah dan Dapat Pahala
Mahmuda attar hussein
Senin, 14 Februari 2022 - 11:45 WIB
Ilustrasi cara pengelolaan keuangan syariah. (Foto: Istimewa).
Ada 4 cara keloloa keuangan sesuai syariah. Metode ini menjadi pedoman bagi seorang Muslim dalam mengatur pemasukan dan menyeimbangkannya dengan pengeluaran.
Pengelolaan keuangan sesuai syariah ini bukan sekadar menyiapkan berbagai kebutuhan dunia, tapi juga menabung untuk akhirat. Jangan sampai pola yang sering dipakai umat, malah menyimpang dari kaidah-kaidah yang diajarkan Rasulullah.
Adapun Islam membolehkan seorang Muslim mengelola keuangan dengan investasi yang aman dan halal. Hal ini untuk menyiapkan diri dan keluarga, semisal tabungan pendidikan, hari tua dan keperluan masa depan lainnya.
Baca Juga: Tips Sukses Berwirausaha Syariah, Kuasai Pasar Halal Global
Lalu bagaimana sebenarnya cara mengatur keuangan secara syariah? Berikut tips yang dirangkum Langit7.id dari berbagai sumber:
1. Harta Jangan Ditimbun
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, dijelaskan bahwa Rasulullah SAW menentang perilaku menimbun barang. "Rasulullah bersabda, orang yang menimbun barang maka ia berdosa." (HR Muslim).
Pengelolaan keuangan sesuai syariah ini bukan sekadar menyiapkan berbagai kebutuhan dunia, tapi juga menabung untuk akhirat. Jangan sampai pola yang sering dipakai umat, malah menyimpang dari kaidah-kaidah yang diajarkan Rasulullah.
Adapun Islam membolehkan seorang Muslim mengelola keuangan dengan investasi yang aman dan halal. Hal ini untuk menyiapkan diri dan keluarga, semisal tabungan pendidikan, hari tua dan keperluan masa depan lainnya.
Baca Juga: Tips Sukses Berwirausaha Syariah, Kuasai Pasar Halal Global
Lalu bagaimana sebenarnya cara mengatur keuangan secara syariah? Berikut tips yang dirangkum Langit7.id dari berbagai sumber:
1. Harta Jangan Ditimbun
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, dijelaskan bahwa Rasulullah SAW menentang perilaku menimbun barang. "Rasulullah bersabda, orang yang menimbun barang maka ia berdosa." (HR Muslim).