Merapi Sore ini Kembali Bergolak, Luncurkan Awan Panas Sejauh 1,8 Km
Priyo Setyawan
Jum'at, 18 Februari 2022 - 20:05 WIB
Gunung Merapi luncurkan awan panas sejauh 1,8 Km (foto: humas BPPTKG)
Gunung Merapi di perbatasan Sleman, DIY, Magelang, Boyolali dan Klaten, Jawa Tenganh (Jateng) kembali bergolak, Jumat sore (18/2/2022). Dari data Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencaan Geologi (BPPTKG), Merapi memuntahkan awan panas guguran atau yang biasa disebut wedus gembel.
Aktivitas vulkanik ini terjadi pukul 15.22 WIB dengan jarak luncur 1,8 Km ke arah barat daya.
“Awan panas guguran itu tercatat di seismogram dengan amplitudo 17 mm dan durasi 152 detik. Jarak luncur 1.800 meter ke arah barat daya. Arah angin ke timur,” kata Kepala BPPTKG Hanik Humaida, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (18/2/2022).
Baca juga:Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Sejauh 2,5 Km ke Arah Sungai Bebeng
BPPTKG juga mencatat pada periode pukul 00.00 WIB-18. 00 WIB Gunung Merapi mengeluarkan lava pijar sebanyak 34 kali dengan jarak luncur maksimal 1.500 meter ke arah barat daya. Selain iiu juga gempa guguran 110 kali, gempa fase banyak atau hybrid lima kali, gempa hembusan dua kali dan gempa tektonik jauh satu kali.
Aktivitas vulkanik ini terjadi pukul 15.22 WIB dengan jarak luncur 1,8 Km ke arah barat daya.
“Awan panas guguran itu tercatat di seismogram dengan amplitudo 17 mm dan durasi 152 detik. Jarak luncur 1.800 meter ke arah barat daya. Arah angin ke timur,” kata Kepala BPPTKG Hanik Humaida, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (18/2/2022).
Baca juga:Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Sejauh 2,5 Km ke Arah Sungai Bebeng
BPPTKG juga mencatat pada periode pukul 00.00 WIB-18. 00 WIB Gunung Merapi mengeluarkan lava pijar sebanyak 34 kali dengan jarak luncur maksimal 1.500 meter ke arah barat daya. Selain iiu juga gempa guguran 110 kali, gempa fase banyak atau hybrid lima kali, gempa hembusan dua kali dan gempa tektonik jauh satu kali.