BMKG Sebut Ada Potensi Gempa M 8,7 dan Tsunami Ancam Cilegon
Ummu hani
Jum'at, 18 Februari 2022 - 22:15 WIB
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati (foto: instagram/ @dwikoritakarnawati)
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap adanya potensi gempa besar disertai tsunami dengan gelombang setinggi 8,28 meter dari Selat Sunda. Bencana tersebut berpotensi menghantam wilayah Kota Cilegon, Banten yang dekat dengan pesisir.
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menyebut, ada 4 sumber potensi gempa dan tsunami di area tersebut.
"Pertama, ada Zona Sumber Gempa Megathrust berstatus rawan gempa dan tsunami," ujar Dwikorita dalam keterangan pers yang diterima Langit7, Jumat (18/2/2022)
Baca juga:Pacitan Rawan Gempa dan Tsunami, Kemensos Diminta Antisipasi Skenario Terburuk
Sumber potensi kedua yakni Zona Sesar Mentawai, Sesar Semangko, dan Sesar Ujung Kulon berstatus rawan gempa dan tsunami.
Ketiga, Zona Graben Selat Sunda berstatus rawan longsor dasar laut yang dapat membangkitkan tsunami.
Keempat, Gunung Anak Krakatau. Jika gunung tersebut terjadi erupsi, maka juga dapat memicu tsunami.
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menyebut, ada 4 sumber potensi gempa dan tsunami di area tersebut.
"Pertama, ada Zona Sumber Gempa Megathrust berstatus rawan gempa dan tsunami," ujar Dwikorita dalam keterangan pers yang diterima Langit7, Jumat (18/2/2022)
Baca juga:Pacitan Rawan Gempa dan Tsunami, Kemensos Diminta Antisipasi Skenario Terburuk
Sumber potensi kedua yakni Zona Sesar Mentawai, Sesar Semangko, dan Sesar Ujung Kulon berstatus rawan gempa dan tsunami.
Ketiga, Zona Graben Selat Sunda berstatus rawan longsor dasar laut yang dapat membangkitkan tsunami.
Keempat, Gunung Anak Krakatau. Jika gunung tersebut terjadi erupsi, maka juga dapat memicu tsunami.