Menparekraf Targetkan 3.000 Desa Wisata Ikut ADWI 2022
Hasanah syakim
Senin, 21 Februari 2022 - 21:10 WIB
ilustrasi (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno menargetkan 3.000 desa wisata mengikuti ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2022.
Sandiaga mengatakan dengan penambahan target peserta bisa menemukan potensi-potensi desa wisata baru di tahun ini.
"Harapannya seluruh desa wisata bisa mengikuti ajang ini," ujar Sandiaga Uno dalam peluncuran ADWI 2022 secara daring, dikutip Senin (21/2/2022).
Baca juga:Sandiaga Ajak Investor Turut Bangun Pariwisata Nasional
Menurut Sandiaga, ajang ADWI ini dibentuk di saat pandemi Covid-19 sehingga tidak ada wisatawan asing yang datang dari luar negeri untuk menyaksikan ajang Kemenparekraf ini.
“Pada awal diluncurkannya ajang ADWI 2021 Kemenparekraf hanya menargetkan 10 persen pendaftar dari jumlah desa wisata di Indonesia sekitar 7.275 desa, namun ternyata melebihi ekspektasi karena sebanyak 1.831 desa atau 25 persen dari total desa wisata mendaftar di ADWI 2021,” jelasnya.
Kemenparekraf terkejut atas antusiasme pendaftar yang melebihi perkiraan sebelumnya, faktanya hampir tiga kali lipat dari target yang ditentukan di awal saat membentuk ADWI.
Sandiaga mengatakan dengan penambahan target peserta bisa menemukan potensi-potensi desa wisata baru di tahun ini.
"Harapannya seluruh desa wisata bisa mengikuti ajang ini," ujar Sandiaga Uno dalam peluncuran ADWI 2022 secara daring, dikutip Senin (21/2/2022).
Baca juga:Sandiaga Ajak Investor Turut Bangun Pariwisata Nasional
Menurut Sandiaga, ajang ADWI ini dibentuk di saat pandemi Covid-19 sehingga tidak ada wisatawan asing yang datang dari luar negeri untuk menyaksikan ajang Kemenparekraf ini.
“Pada awal diluncurkannya ajang ADWI 2021 Kemenparekraf hanya menargetkan 10 persen pendaftar dari jumlah desa wisata di Indonesia sekitar 7.275 desa, namun ternyata melebihi ekspektasi karena sebanyak 1.831 desa atau 25 persen dari total desa wisata mendaftar di ADWI 2021,” jelasnya.
Kemenparekraf terkejut atas antusiasme pendaftar yang melebihi perkiraan sebelumnya, faktanya hampir tiga kali lipat dari target yang ditentukan di awal saat membentuk ADWI.